Wednesday, 5 December 2012

FF HaeMi-MiHyuk? (Couple?)


Annyeong... chingudeul..
ini FF ke 2 aku yang di publish. Mianhae kalo ceritanya gak nyambung+gak jelas. hehe.. baru pemula..
Enjoy!!^^
please don't be a silent reader... comment please^^
GOMAWOYO^^

HaeMi-MiHyuk? (Couple?)

CAST:
-Lee Donghae
-Lee Hyuk Jae
-Kim Han Mi


"OH! HAN MIA AH!!!” seru Eunhyuk dan Donghae saat melihat Han Mi menapakan kakinya di area permainan “annyeonghaseyo” gadis berambut hitam panjang dan sedikit bergelombang berjalan ke arah mereka “eoseo eoseyo Kim Han Mi ssi” sapa seorang MC gemuk berkacamata dengan pemain-pemain lain di belakangnya. Eunhyuk dan Donghae berlomba untuk berjabat tangan dengan Han Mi, yang tak lain adalah penyanyi baru yang langsung bumming karena suara emasnya “oh! Han Mi ah! kenapa kau tidak menceritakan pada oppa kalo kau akan kesini??” tanya Eunhyuk yang sontak membuat orang-orang yang lain menahan tawa “hmmpp.. oppa?” Donghae mengulang salah satu kata yang diucapkan oleh sahabatnya sambil menahan tawa yang rasanya akan segera meledak dari mulutnya “wae???” Eunhyuk merajuk “Donghae oppa~ oraenmaniya” sapa Han Mi tanpa memperdulikan Eunhyuk yang menunggu “Han Mi ah, oppado yeogida... Han Mi ah...” rengek Eunhyuk yang merasa diabaikan “aah, ne oppa.. mianhae.. oraenmaniya oppa” sapa Han Mi pada Eunhyuk sambil tersenyum yang membuat Eunhyuk melayang “AAH Han Mi neo jinjja yeppeoda!! Uri ja_” Donghae langsung memutus perkataan Eunhyuk yang mulai ngelantur “eheiii Hyung ah neo waegeurae??!!” protes  Doojoon yang juga ikut bermain “oh, oppa!! Doojoonie oppa!! Kyaa!!” Han Mi tiba-tiba histeris saat melihat sosok Doojoon B2ST keluar dari balik punggung si MC gemuk itu, Han Mi yang begitu bahagia langsung memeluk Doojoon yang ada di depannya “Ugghh! Ya! Han Mi ah!!” seru Doojoon begitu Han Mi memeluknya dengan erat “oppa!! Bogosipheoyo!!” seru Han Mi. “Han Mi ah, aku juga ingin dipeluk” rengek Eunhyuk sambil merentangkan tangannya “oppa! Bogosipheo!! Jeongmalyo!!” seru Han Mi Doojoon pun membalas pelukan Han Mi sedangkan Eunhyuk kembali menurunkan tangannya karena Han Mi tak kunjung memeluknya. “Ya!! sebenarnya ada apa diantara kalian berdua?! EOH?!!” bentak Eunhyuk yang mulai naik darah.
Han Mi POV
“YA!! sebenarnya ada apa diantara kalian berdua?! EOH?!!” bentak Eunhyuk oppa, aissh dasar namja ini. Memangnya apa salahnya kalau aku merindukan Doojoon oppa? Diakan kakakku!! Ah, ya.. aku lupa tidak ada yang tau kalau aku adiknya seorang leader B2ST. Aku sudah hampir setahun tidak bertemu dengannya, sebenarnya Doojoon oppa bukanlah kakak kandungku hanya saja dia sangat dekat denganku seperti kakakku sendiri. Aku bertemu dengan Doojoon oppa saat ia menjadi seniorku di Universitas Kyung Hee. “YA!!! jawab aku Han Mi ah!” seru Eunhyuk oppa begitu aku melepaskan pelukanku dari Doojoon oppa, aisshhh jinjja! “kau maunya aku berhubungan apa?” sebenarnya aku hanya ingin menggodanya, jujur aku menyukai Eunhyuk oppa tapi aku juga menyukai Donghae oppa, mereka berdua membuatku dilema. “aku.. aku maunya kau hanya berteman!” jawab Eunhyuk oppa “yasudah anggap saja aku dan Doojoon oppa berteman. Mudahkan?” aku harus santai, tenang..
~~~
“Huuh huhh oppah!! Aku.. haah” napasku tersenggal sungguh ini melelahkan “ayo! Han Mi ah, ppali!! Hah aku juga hahh capek!!!” seru Donghae oppa yang ada di depanku, gila saja kami sudah berlari berkilo-kilometer “oppahh.. hahh.. aku lelah sekali” seruku. Tiba-tiba tubuhku serasa melayang. Dan benar saja aku melayang, Donghae oppa menggendongku. Serius aku tidak mengatakan apa-apa soal menggendong. “oppa, turunkan aku. Kau juga lelah, tidak apa-apa” aku benar-benar tidak memintanya, kenapa dia begini?? >.<
“hahh, gwaenchanha. Putri tidak boleh kelelahan. Dan pangeran harus menyelamatkan putri sebelum hal buruk terjadi. Bukankah begitu?” degg kedipannya itu, kyaaa membuatku benar-benar melayang, haaah oppa jebal. Dan apa maksudnya dengan perkataannya tadi?
~~
“Oh!! Han Mi ah!!” aissh.. suara si monyet gunung itu!! “iii.. ige mwoya??” monyet ini kenapa sih? Sudah jelas aku sedang digendong oleh Donghae oppa-__-  “kalian kenapa gendong-gendongan begitu? Huh?? Han Mi ah apa yang sudah ia lakukan padamu? Katakan saja padaku” Eunhyuk oppa kenapa jadi parno begini? “aniyo oppa... Donghae oppa mengambil inisiatif sendiri. Aku tadi kelelahan, tapi tiba-tiba Donghae oppa menggendongku”
Normal POV
“aniyo oppa... Donghae oppa mengambil inisiatif sendiri. Aku tadi kelelahan, tapi tiba-tiba Donghae oppa menggendongku” jelas Han Mi pada Eunhyuk yang tiba-tiba menjadi parno “YA!! Donghae ya, untuk apa kau menggendongnya?? Kenapa kau tidak menelponku saja jadi aku bisa menggendongnya” protes Eunhyuk “Wae?? Apa hakmu melarang aku untuk menggendong Han Mi, lagi pula jika aku menghubungimu dulu bisa-bisa Han Mi pingsan duluan” balas Donghae yang tak kalah nyolot.
Setelah mereka bermain mereka diberikan waktu untuk istirahat selama 1 jam agar mereka dapat meregangkan otot-otot mereka. “Han Mi ah, ini” seru Eunhyuk seraya menyodorkan botol air minum pada Han Mi yang tengah duduk di kursi empuk sambil meluruskan kakinya “oh, ne gomawo oppa” Han Mi pun mengambil botol air minum yang ditawarkan oleh Eunhyuk. “Han Mi ah, kenapa kau tidak menghubungiku saja jika kau lelah tadi? Daripada si ikan itu yang menggendongmu” tanya Eunhyuk sambil duduk di kursi yang ada di sebelah Han Mi “hmm? Waeyo?? Aku kan berbeda tim denganmu oppa.. bagaimana bisa aku meminta bantuan padamu? Lagi pula aku tidak meminta Donghae oppa untuk menggendongku” jelas Han Mi, Eunhyuk hanya menganggukan kepalanya dan menyandarkan kepalanya ke dinding di belakangnya. Tiba-tiba pikiran jahil melewati otaknya, menggerakan tangannya untuk menyentuh rambut Han Mi yang menawan. Perlahan tangannya berjalan di belakang tubuh Han Mi dan terangkat sedikit untuk mengelus rambut Han Mi, “oh, Donghae oppa!!” seru Han Mi saat melihat Donghae memasuki ruang istirahat entah darimana dan langsung beranjak dari kursinya dan membuat Eunhyuk gagal untuk menyentuh Han Mi. Han Mi berlari ke arah Donghae yang masih berdiri di depan pintu. “mmm.. gomawo oppa” bisik Han Mi “gomawo? Untuk apa?? Huh??” Donghae malah membalas dengan suara yang lebih kencang “heiisshh oppa!! Sssstts!! Yang tadi.. terima kasih karena sudah menggendongku” jelas Han Mi “aaah.. igeon.. gwaenchanhayo. Geokjeonghajima” jawab Donghae sambil mengacak rambut Han Mi “iisshh!! Oppa!!” protes Han Mi sambil memukul kecil dada bidang Donghae “wae???” rajuk Donghae yang langsung melarikan diri sedangkan Han Mi mengejarnya di belakang.
“Ya! eunhyuk hyung! Wae geuraeseoyo?” sapa Doojoon yang langsung menduduki kursi yang sebelumnya ditempati Han Mi “ani” jawab Eunhyuk singkat sambil menundukan kepalanya “khojimal! Hyung ah waegeurae??” seru Doojoon melihat ekspresi Eunhyuk yang sedikit... aneh. “Doojoon ah..” ucap Eunhyuk lirih “hmm? Wae?” tanya Doojoon sambil meneguk air minumnya “menurutmu.. mmm.. menurutmu..” bisik Eunhyuk “kau ingin bertanya apa hyung ah? ppali marhae..” tanya Doojoon “menurutmu.. mmm.. kau kan sudah mengenal Han Mi dengan baik, menurutmu dia menyukai pria seperti apa? Sepertiku atau Donghae?” tanya Eunhyuk “mmmpph!! Huwahaha!! Hyung ah, kau menyukai uri Han Mi? Eoh? Hahaha!!!” tawa Doojoon langsung meledak saat mendengar pertanyaan si monyet gunung itu “YA!! sssstt!! Kau ini berisik sekali!” protes Eunhyuk saat melihat Han Mi memasuki ruangan setelah bermain kejar-kejaran dengan Donghae. “YA!!! YA!!! tutup mulut besarmu itu!!” bisik Eunhyuk sambil berusaha menutup mulut besar Doojoon “YA!! Han mmmp.. Mii.. YAA!! Hyung!! Han Mi ah!! mmmp.. Hyukkie, hyung!! Mmmp!!” akhirnya Eunhyuk berhasil menutup mulut besar Doojoon tepat saat Han Mi berada di depan mereka, Han Mi menatap kedua namja itu dengan tatapan bingung. “Wae?” tanya Han Mi, Eunhyuk langsung beranjak pergi meninggalkan Han Mi dan Doojoon “oppa.. waeyo?” tanya Han Mi-lagi- “hmm? Geuse.. Han Mi ah... kau, menyukai namja yang seperti apa? Seperti Eunhyuk hyung atau Donghae hyung? Atau..” tanya Doojoon to the point “Ne? Ya! oppa neo waegeurae?” Han Mi langsung menatap mata Doojoon dengan tatapan esnya, tapi Doojoon sudah terbiasa dengan tatapannya sehingga tidak kaget “iya, aku bertanya kau suka yang mana? Aku bukan menanyakan kau suka Donghae hyung atau Eunhyuk hyung.. aku menanyakan kau suka yang tipe seperti Donghae hyung atau Eunhyuk hyung? Atau mungkin kau menyukai yang seperti Yoseob? Atau Jun Hyung? Atau Dongwoon? Atau Gi Kwang? Atau Hyunsung? Atau.. AKU?” pertanya Doojoon langsung membuat Han Mi tersedak “HUWAHAHA!!! YAA!! Oppa!! Kau ini terlalu PD!! Hahaa!!! Kau gila?!! Hahahaha!!!” tawa Han Mi tidak dapat ditahan lagi hingga akhirnya ia meledak “Ya!! aku serius!!” protes Doojoon yang langsung membuat semua orang menatap mereka, tidak terkecuali Eunhyuk dan Donghae. “mmmpphh.. kkk.. bagaimana ya?? kalau aku jawab suka semuanya bagaimana? Aku bingung!! Semuanya punya kelebihan oppa.. aku bingung jika ditanya seperti itu.. lagi pula kenapa kau bertanya?” seru Han Mi yang masih setengah tertawa, ruangan itu jadi sunyi seketika menunggu jawaban pasti dari seorang Kim Han Mi. “ya, ya, ya!! ini kenapa?? Semuanya kenapa diam?? Apa aku mengatakan hal yang salah??” tanya Han Mi kebingungan, tapi tak ada satu orang pun yang menjawab “Aiisshh!! Waegeurae??!!! Aku bingung!!” tolak Han Mi –niga bogosipheojimyeon, niga deo geuriwojimyeon.. meonghani nuwo, meonghani nuwo..kkeutnae jamdeulji mothago- “oh!! Jadi itu ringtonemu?” seru Doojoon “ssstt!!” seru Han Mi “yeobuseyo. Oh ne, nuguseyo? Ne? TOP oppa! Ne.. jinjja??? Geuromnyeo!! Geurae!! Eonjae? Arasseo.. ne.. annyeong” Han Mi menutup teleponnya.
Donghae dan Eunhyuk menjadi panas, setelah mendengar betapa antusiasnya Han Mi menerima telepon dari seorang TOP. Mereka merasa saingan mereka bertambah.
“Han Mi ah.. ppali marhae!! Jangan-jangan kau menyukai Dongwoon? Iyakan?” tembak Doojoon “YAA!! Oppa, neo waegeurae? Aku sudah bilang suka semuanya..” jelas Han Mi “khojimal” dengus Donghae. “Han Mi ah, kau harus memberitauku apa pun hasilnya! Ara? Aku ini kakak mu” seru Doojoon saat mereka semua bersiap pulang “hiisshh!! Arasseo! Sini” panggil Han Mi “nugu??” bisik Doojoon penasaran “aku.. Donghae oppa, Hyukkie oppa, TOP oppa, Jun Hyung oppa, Gi Kwang oppa, Yesung oppa, Yoseob oppa, Dongwoon oppa, oppa, banyak lagi.. kkkk.. puas? Annyeong” Han Mi langsung berlari meninggalkan Doojoon yang masih menganga.
Han Mi POV
“Ji Wan ah..” apa suaraku terdengar sampai telinga Ji Wan disana? “ne? Wae?” sahut Ji Wan, ternyata terdengar juga... haha telinganya peka sekali. “Ji Wan ah, aku lelah” gumamku “tentu saja kau lelah setelah bermain permainan kemarin” namja ini apa dia tidak bisa memberikan perhatian sedikit padaku daripada menatapi layar benda elektronik itu? “hissshh!! YA!!” protesku. Kang Ji Wan, namja yang sedang duduk di sampingku ini adalah penata busanaku, yaa.. dia hampir sama seperti asistenku tapi tugasnya mengurus busanaku. Hari ini adalah hari Rabu dan hari dimana aku harus melakukan pemotretan di Busan. Pemotretan untuk sebuah majalah, jujur aku lelah hari ini tapi apa boleh buat aku harus bersikap profesional sebagai public figure. “Han Mi ah, setelah pemotretan kau ada rekaman” ujar Yu Jin manajerku, aaahh.. jinjja? Aku lelah sekali hari ini, rasanya aku ingin langsung menghempaskan tubuhku ke kasur di apartemenku.
Busan, kota metropolitan dan pusat distribusi berbagai barang. Pemotretan hari ini hanya pemotretan indoor, jadi ya.. tidak terlalu sulit. Berhubung sekarang sudah memasuki musim panas jadi, pemotretan indoor adalah pilihan baik. Pemotretan hari ini bukan hanya aku, tapi pemotretan bersama para personil B2ST. Aaahh... itu artinya bertemu lagi dengan si Mr. Want to know itu lagi-_-
“Annyeonghaseyo..” suara itu.. Doojoon oppa. “Oh, Han Mi ah, wasseo??” seru Gi Kwang oppa, omona.. wajahnya lucu sekali. Aku hanya menganggukan kepala. “semuanya sudah disinikan? Ayo, kita mulai pemotretan” seru fotografer yang bisa dibilang cukup.. tampan??
“sst.. Han Mi ah.. jadi siapa?” bisik Doojoon oppa tepat ditelingaku yang membuatku sedikit bergidik geli, “huh? What are you talking about oppa?” balasku dan Doojoon oppa langsung terdiam.
NORMAL POV
“huh? What are you talking about oppa?” tanya Han Mi yang membuat Doojoon terdiam “eheeii, untuk apa kau menggunakan bahasa inggris? Apa kau lupa pertanyaanku kemarin?” tanya Doojoon sambil menepuk pundak Han Mi “eisshh!! Molla!” seru Han Mi. “Han Mi ssi, Gi Kwang ssi kalian akan melakukan pemotretan bersama setelah ini, jadi bersiaplah” ujar sang fotografer, Han Mi dan Gi Kwang hanya mengangguk patuh.  Han Mi dan Gi Kwang mulai berpose di depan kamera begitu sang fotografer memberi aba-aba,  pose-pose lucu dan menawan mereka persembahkan. “Finish!! Ya, semuanya sudah selesai. Sugahaesoyo..” seru sang fotografer “gamsanghamnida, gamsanghamnida.. sugahaesoyo.. gamsanghamnida” ujar Han Mi sambil membungkukan tubuhnya memberi hormat. “Sugahaeso Han Mi ah..” seru Jun Hyung sambil menepuk pundak Han Mi yang membuat Han Mi menoleh dan langsung membungkuk hormat “ne, oppa. Gamsanghamnida.. oppado sugahaesoyo” ujar Han Mi.
--
“Han Mi ah, hari ini kau ada rekaman” seru Yu Jin yang menunggunya di ruang TV sambil mengotak-atik i-pad di tangannya, “arasseo” sahut Han Mi yang sedang berada di ruang pakaian miliknya.
Han Mi dan manajernya Yu Jin berangkat ke kantor JYP Entertainment tempat dimana Han Mi berkerja atau lebih tepatnya berkarya. “sajangnim” seru Han Mi begitu melihat pimpinannya tengah berjalan di koridor, “oh, Han Mi ah, wasseo?” sahut pria yang bisa dibilang sudah cukup berumur itu “annyeonghaseyo” Han Mi membungkukan tubuhnya 45 derajat begitu melihat seorang wanita yang belum dikenalnya “ah, ne. Han Mi ah, ini adalah Baek Ah Yeon. Dia baru akan melaksanakan debut. Hari ini dia akan rekaman. Ah cham, kau ingat tentang proyek kolaborasimu itu? Baek Ah Yeonlah yang aku maksud. Eotte?” jelas pimpinan JYP Entertainment  itu “aaah, ne aku ingat. Geuromnyeo, sajangnim” jawab Han Mi dengan sumringah “Baek Ah Yeon ssi, senang bekerjasama denganmu” ujar Han Mi seraya membungkukan tubuhnya kembali.
“Eonni!!” seru Ah Yeon saat melihat Han Mi keluar dari ruang kerjanya. Coat berwarna cream dengan celana panjang ketat berwarna hitam serta bennie berwarna peach dan kacamata hitam mahal di tangannya. ‘Eonni?’ Han Mi berumur 6 tahun lebih tua dari Ah Yeon. “oh, ne. Waeyo?” tanya Han Mi begitu Ah Yeon berdiri di depannya “besok kita akan syuting untuk MV. Lokasinya di Busan, besok kita berangkat pagi-pagi. Ne, eonni?” ujar Ah Yeon “ah, arasseo” jawab Han Mi sambil menepuk lengan Ah Yeon “eonni, bagaimana kalau kita makan siang bersama hari ini?” ajak Ah Yeon “aa.. aah mianhae, aku tidak bisa. Aku ada janji hari ini, mianhaeyo. Ne.. lain kali saja ya..” jawab Han Mi “hmm.. arasseoyo, eonni. Mm, eonni, kau ada janji dengan siapa?? Apa sangat penting? Hoksi, kau janji temu dengan namjachingumu, eoh??? Eoh?? Eoh??” tanya Ah Yeon sambil menepuk pundak Han Mi “mwo? Aniyo, aku tidak punya namjachingu. Eheeiii.. geurom” Han Mi melepaskan diri dari Ah Yeon dan berjalan meninggalkannya.
Han Mi memasuki mobil mahalnya yang tak lain adalah Marcedes Benz C-350 keluaran terbaru. Han Mi langsung tancap gas dan mengarahkan mobil putihnya itu ke tujuannya.
“yeobuseyo”
“...”
“ah, ne oppa. Aku sedang dijalan”
“...”
“arasseoyo.. ne.. ARASSEO!! Geuno!”
“aisshh, jinjja. Maunya apa namja ini?” gerutu Han Mi, sambil mempercepat laju mobilnya. Mobil putih itu melaju kencang di jalan TOL yang cukup ramai tapi masih belum seramai biasanya.
Mobil putih itu berhenti di sebuah cafe. Cafe dimana para hallyu star singgah. Han Mi melangkahkan kakinya keluar dari mobil putihnya itu. “ya, ya.. bukankah itu Kim Han Mi? Yaaa... lihat disana.. bukankah itu Kim Han Mi? Iya, itu Han Mi!!” bisik seorang gadis pada kawannya sambil menunjuk Han Mi “KIM HAN MI!!” seru gadis itu yang membuat semua pasang mata yang ada menatap ke arah Han Mi, memastikan. Han Mi menyadari tatapan orang-orang itu. Han Mi langsung berlari memasuki cafe itu. “oh, Han Mi wasseo? Waegeuraeyo?” sapa Siwon yang sedang mengangkat cangkir kopinya saat melihat Han Mi memasuki cafe sambil sedikit terengah-engah “aniyo. Biasa.. waaah, jadi semuanya sudah berkumpul disini?” ujar Han Mi sambil berjalan menghampiri kumpulan namja-namja yang menjadi idola miliaran orang, “anjak.. kau mau pesan apa?” Yesung menawarkan Han Mi sambil memberikan secarik kertas “mm, orange juice saja. ah, Kyuhyun dimana?” tanya Han Mi saat menyadari bahwa si evil magnae itu tidak bergabung “aah, Han Mi ah, kau untuk apa mencari dia?” protes Shindong yang sedang meneguk ice chocolate kesukaannya “ehehe.. aniyo, geunyang.. biasanya dia berisik.. yasudah” tak lama Yesung menghampiri mereka sambil membawa segelas orange juice milik Han Mi “gomawo oppa..” ujar Han Mi. “ah, ne.. jadi apa yang akan kita bicarakan?” tanya Han Mi “ne?” semua orang terkaget “iya, aku bertanya kita akan membicarakan apa?” Han Mi mengulang pertanyaannya “HAHAHAHA!!” tawa mereka meledak dan memenuhi ruangan cafe itu “waeyo??” tanya Han Mi dengan ragu “haha.. Han Mi ah, kau pikir juka kami mengajakmu kesini hanya dalam rangka diskusi? Hahaa.. aniyo, kami mengajakmu kesini untuk mengajakmu jalan-jalan. AH!! ne! Jalan-jalan. Ya!! kita harus cepat!! Dia pasti sudah menunggu!! Ppali!!” seru Kangin, Han Mi hanya menatap namja-namja itu dengan tatapan penuh kebingungan “ne? Siapa yang menunggu?” Han Mi menjadi semakin bingung karena namja-namja itu langsung menarik tangannya dan membawanya ke mobil milik Han Mi, Siwon langsung masuk ke mobil Han Mi sedangkan yang lainnya mengendarai mobil berbeda. “Siwon ah, kita mau kemana? Eoh? Kenapa sangat buru-buru? Apa ada yang sakit? Atau kecelakaan? Atau.. MENINGGAL?” tanya Han Mi yang masih bingung “Donghae...” hanya itu yang keluar dari mulut Siwon. ==Deg== jantung Han Mi berdebar kencang, dia takut ‘ada apa dengan Donghae oppa? Apa yang terjadi? Dia baik-baik sajakan? Aahh, jebal.. aku mohon, Donghae oppa..’ batin Han Mi.
 Rombongan bintang Hallyu itu tiba di tepi sungai Han. Udara dingin yang menusuk kuulit masih terasa meski mereka memakai jaket tebal “oppa, untuk apa kita disini? Udaranya dingin” tanya Han Mi pada Shindong yang berdiri disampingnya “aniyo, Donghae...” jawab Shindong sambil menyelipkan tangannya di saku jaketnya “Donghae oppa? Waeyo? Apa dia mati disini?” Han Mi langsung menerima jitakan di kepalanya dari Leeteuk dan membuat langkah Han Mi terhenti “YA!!!” jerit Han Mi “untuk apa itu?!!!! Apho!!” protes Han Mi “kau gila! Mana mungkin Donghae mati tapi kita bersenang-senang?!” jelas Leeteuk ‘benar juga.. itu tidak mungkin.. pasti mereka akan menangis’ batin Han Mi dan melanjutkan langkahnya.
Langkah mereka terhenti saat melihat segerombolan orang sudah berkumpul disana, kamera, blitz dan peralatan pemotretan terpajang disana. Pemotretan. ‘Donghae oppa? Untuk apa aku diajak kesini?’ pikir Han Mi “Noona, kau pasti bingung untuk apa kau kesini..” tembak Kyuhyun yang tiba-tiba muncul di belakang Han Mi “OMONA!!” Han Mi terloncat saat suara yang cukup berat itu muncul tanpa sepengetahuannya “YA!! YA!! YA!!” Han Mi langsung memukul lengan pria itu “Noona!! Noona!! YA!! apho!!” seru Kyuhyun “Cho Kyuhyun!!” bentak Han Mi “NOONA!!” teriak Kyuhyun yang sukses membuat Han Mi berhenti “Kau mengagetkanku, pabo!!” protes Han Mi pada Kyuhyun yang masih meringis kesakitan “oh ya, memangnya untuk apa aku kesini?” tanya Han Mi “ah ya, sini ikut aku” ujar Kyuhyun dan langsung menarik tangan Han Mi. “Ya! mau kemana?!!” seru Han Mi “...”. mereka pun tiba di sebuah tenda yang berisi puluhan baju “ah, Han Mi ssi..” sapa seorang pria yang sepertinya seorang fotografer “ah, ne.. annyeonghaseyo” Han Mi langsung membungkukan punggungnya 45° “pertama saya minta maaf. Saya meminta bantuan anda untuk menjadi pengatur busana untuk pemotretan hari ini. Anda memiliki selera mode yang sangat bagus” jelas sang fotografer “ah.. ne” Han Mi mengangguk “gamsanghamnida. Jadi, bisa kita mulai sekarang?” Han Mi hanya mengangguk.
“Noona, kapan kau akan memilihkan pakaianku!!” seru Kyuhyun yang sedang duduk di kursi rias, “NOONA!” Kyuhyun terkejut saat Han Mi kembali sambil membawa setumpuk baju “cha! Kau coba ini!” perintah Han Mi sambil menyodorkan jaket hitam, kaos merah marun serta celana panjang berwarna hitam. “oke! Ini sepatumu!” Han Mi memberikan Kyuhyun sepasang sepatu sneakers merah dengan garis-garis kuning dan biru.
Han Mi dan Eunhyuk berdiri bersebelahan, dan hal itu menarik perhatian orang-orang yang langsung mengeluarkan ponsel atau pun kamera mereka untuk mengambil foto Han Mi bersama Eunhyuk untuk dijadikan Fan Fiction. Orang-orang itu mendapatkan kesempatan yang bagus untuk menyebarkan FF mereka tentang MiHyuk couple, tepat saat Han Mi dan Eunhyuk sedang tertawa bersama sambil mencubit tubuh satu sama lain. “aniyo oppa!! Ya!!” seru Han Mi dan langsung naik ke punggung Eunhyuk sedangkan Eunhyuk tertawa bahagia, Han Mi mengalungkan tanganya di leher Eunhyuk yang membuat mereka benar-benar seperti sepasang kekasih dan orang-orang disana tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan dan langsung mengambil gambar Han Mi dan Eunhyuk.
Pemotretan memakan waktu yang cukup lama dan itu membuat Han Mi lelah dan mengantuk. Tidak hanya Han Mi, Donghae dan Kyuhyun juga lelah bukan main. Melihat Han Mi yang sudah tertidur Eunhyuk langsung mengambil inisiatif untuk menggendong Han Mi di punggungnya, “Hyung!” seru Ryeowook saat melihat Eunhyuk menggendong Han Mi yang sudah tertidur “sstt.. jangan berisik Han Mi sedang tidur” bisik Eunhyuk “aissh.. jinjja”.
-0-
Keesokan harinya Han Mi melaksanakan aktifitas yang memang sudah dijadwalkan untuknya, syuting MV. Han Mi, Ah Yeon serta crew dan penata rias berangkat ke Busan tepanya di Cheondam-dong. “oh! Eonni!” seru Ah Yeon yang berhasil mengaggetkan semua orang dalam mobil itu “wae?!” tanya Han Mi tak kalah kencang “fotomu!” jawab Ah Yeon sambil menyodorkan komputer tabletnya pada Han Mi “eoh?! Ini!” tepat saat itu juga ponsel Han Mi berdering ‘Hyukkie oppa’ nama itu yang terpapar di layar ponselnya
“yoebuseyo”
“...”
“ne, oppa..”
“....”
“nado mollayo. Eotteohke?”
“...”
“mwo?! Andwaeyo!”
“...”
“ANDWAE! Sirheoyo oppa!”
“...”
“arasseo. Di cafe Yesung oppa saja”
“...”
“arasseo.. geuno”
Han Mi tidak bisa fokus pada pembuatan MV-nya. Hingga take terakhir, Han Mi langsung berlari pergi. ia memanggil taxi.
“oppa, eotteohke?!!” tanya Han Mi panik “mollayo” jawab Eunhyuk yang tak kalah gemetar, Han Mi merasa air matanya menetes dan membasahi pipinya “gwaenchanha Han Mi ah. jangan khawatir. Semua akan baik-baik saja..” ujar Siwon sambil menepuk punggung Han Mi “eotteohke???” ucap Han Mi lirih, tangan kekar Donghae langsung membawa tubuh Han Mi yang gemetar kepelukannya “oppa~ eotteohke????” tangis Han Mi sambil memperat pelukannya pada Donghae. Donghae mengelus punggung Han Mi dengan tenang, perlahan tangisan Han Mi berhenti. Donghae menghapus air mata Han Mi dengan ibu jarinya, tiba-tiba Han Mi langsung menghambur memeluk Donghae, ia mengalungkan tangannya pada leher Donghae dan memangkukan wajahnya di bahu Donghae.
Han Mi dan Eunhyuk mengadakan Press Confrence di Coex begitu mereka menemukan jawaban paling baik. “annyeonghaseyo. Kami berdiri disini untuk meluruskan tentang foto-foto yang baru saja menyebar di internet. Hubungan kami memang dekat, namun tidak lebih dari rekan kerja dan sahabat” jelas Eunhyuk
Eunhyuk POV
“annyeonghaseyo. Kami berdiri disini untuk meluruskan tentang foto-foto yang baru saja menyebar di internet. Hubungan kami memang dekat, namun tidak lebih dari rekan kerja dan sahabat” sungguh sesak mengatakan ini. Kenapa harus naskah ini? Sungguh ini berarti aku munafik. Aku pengecut. Aku menenggelamkan perasaanku sendiri. Ini Gila!
Han Mi, seorang Kim Han Mi aku yakin dia tidak bodoh, aku yakin dia tahu perasaanku. “oppa..” suara itu “ne?” Lee Hyuk Jae kau harus tenang.. “gomawo..” hanya itu? Hanya itu?! Tenang Hyuk Jae ah. sama sekali tidak ada kekecewaan dimatanya, mata bahagia dan kelegaan yang tergambar di mata coklatnya itu. Aku hanya menanggukan kepalaku lemas.
Han Mi POV
Matanya.. sungguh tidak tega, matanya yang selalu ceria sekarang sayu tidak berdaya. Apa aku salah memintanya mengatakan itu? Aku bingung dengan perasaanku ini. Eunhyuk oppa atau Donghae oppa? Aku merasa nyaman dengan keduanya. Aku ragu apa perasaanku sekarang padanya adalah cinta? Atau hanya perasaan bersalah? Jika ini memang hanya perasaan bersalah aku tidak bisa mencintainya. Itu membuatnya lebih sakit, cukup Kim Han Mi. Ini sudah cukup. Aku tidak bisa melanjutkannya, tidak bisa menyakitinya lagi. Lepas dia Kim Han Mi..
“Han Mi ah..” suara yang sangat familiar, Donghae oppa “Chukhahae..” aku langsung menghambur kepelukannya yang nyaman. Kim Han Mi kau bodoh! Eunhyuk oppa masih disini, tapi aku benar-benar tidak bisa melepaskan pelukan ini, terlalu nyaman. “Han Mi ah, na kalkke” suara monyet yadong itu, lirih sekali “ne, oppa. Gomawo” aku melepaskan pelukan Donghae oppa dan menatap Eunhyuk oppa. Setelah Eunhyuk oppa pergi aku kembali ke pelukan Donghae oppa.
Tangan kekar Donghae oppa menjauhkanku dari pelukannya, kenapa? “Kim Han Mi..” aku mengangkat kepalaku untuk menatap wajahnya yang luar biasa menawan “Kim Han Mi, saranghaeyo”
=Deg= jantungku berhenti! Benar-benar berhenti! Apa dia serius? “oppa..” aku harus memastikan ini! “ne, jeongmalyo. Niga hanaman saranghanikka Kim Han Mi” ucapannya sungguh tulus, aku, aku bingung tapi juga bahagia tidak terkira “na.. nado oppa. Saranghaeyo Lee Donghae oppa” bisikku, aku yakin wajahku sudah seperti kepiting rebus “jeongmal? Gomawo..” dan...
Chu.. Donghae oppa mengecup dahiku. Aku ingin meledak rasanya!! Kupu-kupu diperutku benar-benar menggelitik. Geli. Donghae oppa meraih tanganku dan meletakannya di pipinya, sungguh dia tampan sekali “sekarang kau sudah menjadih yeojachinguku. Benar bukan?” bisik Donghae oppa, wajah kami begitu dekat. Napas lembutnya mengelus wajahku, sungguh ini bukan mimpi? Kenapa semuanya begitu indah?? Aku benar-benar tidak bisa berkata-kata “benar bukan??” Donghae oppa kembali memastikan pasti dia bingung karena aku tidak menjawab, aku hanya menganggukan kepalaku. CHU~ kembali Donghae oppa mengecup keningku, spontan otot di sekitar pipiku tertarik dan membentuk sebuah senyuman yang kuharap cukup manis.
Donghae POV
“Pagi semuanya...” kusapa semua orang yang ada di dapur “Ya! Donghae ya, cepat cuci piring ini!” apa-apaan ini? Aku baru saja bangun kenapa Sungmin sudah menyuruhku mencuci piring? Aku mendekati Yesung hyung yang sedang bersantai. “hyung..” sapaku “wae? Sana kau cuci piring!” dia juga ikut-ikutan memerintahku? Aku tidak peduli. Aku langsung menghempaskan tubuhku di sofa tepat disamping Yesung hyung. “hyung ah, aku ingiin membagi kebahagiaanku denganmu. Mau tidak??” tawarku, SUKSES! Yesung hyung langsung menatapku “wae?? Wae?? Wae??” haha.. dia penasaran rupanya. “sini..” aku memintanya mendekatkan dirinya padaku agar lebih mudah aku membisikinya “aku... aku sekarang pacaran dengan Han Mi..” bisikku “MWO!! YA!! LEE DONGHAE!!”
Normal POV
“MWO!! YA!! LEE DONGHAE!!” seru Yesung yang langsung membuat semua orang menatap mereka “sssstt!! Hyung jangan berisik!” perintah Donghae “YA!! Donghae ya! khojimal! Eonjae?!” teriakan Yesung semakin kencang “Ya!! sssst!! Hyung jangan berisik!” perintah Donghae sambil menarik tubuh Yesung mendekat kepadanya “Eonjae?” bisik Yesung “kemarin..” pamer Donghae “MWO!!! YA!! bagaimana bisa!! Ya!! Lee Donghae!! Bagaimana bisa kau berpacaran dengan Han Mi?! Dimana?!” jerit Yesung “MWO!!” semua orang langsung menghampiri mereka tidak terkecuali Eunhyuk “Ya, Donghae ya! kau serius?” tanya Leeteuk “ne. Aku kemarin sudah resmi berpacaran dengannya. Aku hebat bukan?” pamer Donghae “Donghae ya, eotteohke?” tanya Eunhyuk lirih “hyuk ah, mianhae.. aku benar-benar mencintai Han Mi. Mianhae hyuk ah” jawab Donghae “Mian? MIAN?!! Ya! neo mitcheosseo?!! Aissh jinjja!! Kau itu teman macam apa Donghae ya?!!” bentak Eunhyuk “Hyuk ah, mianhae. Jeongmal mianhae. Tapi aku benar-benar mencintai Han Mi begitu pula Han Mi dia mencintaiku. Ini bukan salahku!” jelas Donghae “MWO?!! Kau gila! Bagaimana bisa kau mengungkapkan cintamu padanya sedangkan aku.. aku harus menjadi orang munafik!” bentak Eunhyuk lagi “Hyuk ah, Han Mi yang menerimaku. Apa salahnya jika aku mengungkapkan cintaku? Aku hanya mengungkapkannya, semua pilihan ada di tangan Han Mi, dan ternyata dia memilihku Hyuk ah. mianhae” jelas Donghae sambil menahan air matanya, Eunhyuk benar-benar naik darah dan langsung memasuki kamarnya yang biasa ditempatinya dan Donghae. Leeteuk memasuki kamar Eunhyuk untuk menenangkannya dan memberi penjelasan. “Eunhyuk ah, kau jangan begini. Itu bukan salah Donghae, dia hanya mengutarakan perasaannya semata tapi Han Mi memang menyukai dan mencintai Donghae dan ia menerima perasaan Donghae. Aku tahu kau pasti marah, tapi bagaimana lagi? Itu keputusan Han Mi. Mungkin ini memang bukan takdirmu. Mungkin memang Han Mi adalah milik Donghae. Kalau kau memaksakan perasaanmu pada Han Mi, itu akan membuat Han Mi tersiksa karena ia mencintai namja lain tapi kau memaksanya untuk jadi milikmu. Mengertilah Hyuk ah, kau sudah dewasa..” jelas Leeteuk “tapi, hyung..” Eunhyuk merajuk “sudahlah hyuk ah.. kau pasti akan menemukan yeoja yang lain yang juga mencintaimu. Jangan khawatir. Sekarang relakanlah Han Mi untuk Donghae” ujar Leeteuk dan langsung keluar dari kamar Eunhyuk.
Donghae pergi ke loteng dormnya dan langsung menghubungi Han Mi
“Yobuseyo..”
“yobuseyo, Han Mi ah..” ucap Donghae dengan lirih sambil menahan air matanya
“waeyo oppa? Apa ada masalah?”
“geunyang.. Eunhyuk..” air mata Donghae pun menetes
“wae? Apa ada sesuatu?” tanya Han Mi mulai khawatir
“kami bertengkar Han Mi ah.. hikks..” Donghae benar-benar menangis
“ne? Oppaya, ureoyo? Ceritakan padaku oppa..”
“hikks.. Han Mi ah.. eotteohke??” rengek Donghae
“oppa, aku akan kesana. Tunggu sebentar ya.. aku hampir sampai...”
Sekitar 10 menit kemudian Han Mi pun tiba di dorm Super Junior.
TING TONG.. ceklek..
“oh, Han Mi ah..”
Han Mi POV
“oh, Han Mi ah..” Kangin oppa membukakan pintu untukku “ne, oppa.. annyeonghaseyo” aku membungkukan tubuhku sedikit “silahkan masuk.. Donghae ya! Han Mi datang!!” seru Kangin oppa, suara tentaranya menggelegar. Tak lama Donghae oppa datang dan langsung menarik tanganku untuk mengikutinya. Ia membawaku ke kamar...  Kyuhyun?
“oppa, sebenarnya ada apa?” Donghae oppa hanya menundukan kepalanya, bahunya bergetar, ia menangis. “oppa...” aku mengangkat dagunya, benar saja air matanya menetes dan membasahi wajah tampannya, aku menariknya kedalam pelukanku. Tangisannya langsung meledak dalam pelukanku. “oppa, waeyo? Kalian bertengkar kenapa??” tanyaku sambil terus memeluknya “karena kau...” jawabnya di tengah tangisannya =deg= aku? Karena aku? “kenapa aku?” tanyaku sungguh aku masih bingung...
Donghae oppa menceritakan semuanya, sekarang aku mengerti. Aku langsung menusap air matanya “aaah.. ulijimayo oppa.. aku akan bicara pada Eunhyuk oppa, ne? Geuman ureo nae jagi..” bisikku sambil mengusap wajahnya yang masih agak basah, tangan Donghae oppa langsung menangkap tanganku dan menahannya agar tetap di wajahnya “gomawo Han Mi ah.. saranghae.. jeongmal saranghaeyo jagiya..” ucapnya, aku hanya tersenyum dan.. CHU~ Donghae oppa mengecup bibirku, aku.. KAGET!! Hanya ciuman kecil, ia langsung menjauhkan bibirnya dari bibirku. “oppa, aku akan menemui Eunhyuk oppa dulu, ne?? Uljimayo, ne??” aku beranjak dari kamar Kyuhyun dan menuju kamar Eunhyuk oppa. “Eunhyuk oppa..” sapaku pada Eunhyuk oppa yang sedang meringkuk di kasurnya, bahunya bergetar. Apa dia menangis? Aku mendekatinya dan duduk di tepi kasurnya, “oppa, bisa kita bicara sebentar??” tanyaku “Han Mi ah, wae?? Wae?? Kenapa harus Donghae? Wae??” Eunhyuk oppa langsung duduk bersandar pada kepala kasurnya “mianhae oppa. Tapi aku memang mencintai Donghae oppa. Mianhae oppa..” apa ini air mataku? Kenapa aku jadi menangis begini? “Kim Han Mi jangan menangis..” bisik Eunhyuk oppa, tapi malah membuatku semakin ingin menangis dan menjatuhkan semua air mataku “AKU BILANG JANGAN MENANGIS!!!” Eunhyuk oppa membentakku, “oppa..” aku kaget bukan main, Eunhyuk oppa langsung memelukku “aku mohon jangan menangis.. jangan pernah menangis karena aku, aku mohon.. cukup aku yang menangis sekarang.. aku mohon..” tangisnya, pundakku basah karena air matanya “mianhae oppa.. aku menyukaimu dan menyayangimu tapi hanya sebagai kakak serta sahabatku. Mianhae oppa.. aku mohon mengertilah perasaanku. Aku yakin oppa akan menemukan yeoja yang jauh lebih baik dariku” jelasku, Eunhyuk oppa melepaskan pelukannya “arasseo. Tapi kau harus menceritakan padaku jika Donghae menyakitimu. Kalau sampai ia menyakitimu habis ia di tanganku!” ucap Eunhyuk oppa penuh dengan amarah, aku pun mengangguk. Kami keluar dari kamar Eunhyuk oppa. “Donghae ya! kau jangan berani-berani membuat Han Mi sedih apalagi sampai menangis! Arra?!!” perintah Eunhyuk oppa, Donghae oppa pun tersenyum dan langsung memeluk Eunhyuk oppa.
-0-
Semuanya baik, dan sekarang tugasku dan Donghae oppa adalah memberitahukan publik tentang hubungan kami. Hari ini aku dan Donghae oppa mengadakan jumpa pers untuk mengumumkan hubungan kami. Semoga para netizen mendukung kami!
~~
1 bulan berlalu setelah jumpa pers diadakan, ternyata pendapat para netizen sangat baik. Mereka mendukung kami. Yaaa, meskipun masih ada yang membenci hubungan kami baik para penggemar dari pihak Donghae oppa ataupun dari pihakku. Tapi aku yakin pasti mereka juga akan mendukung kami nantinya. Sekarang yang harus aku lakukan adalah berbahagia bersama Donghae oppa dan menekuni karirku.

SELESAI

No comments:

Post a Comment