Annyeong... chingudeul..
ini FF ke 2 aku yang di publish. Mianhae kalo ceritanya gak nyambung+gak jelas. hehe.. baru pemula..
Enjoy!!^^
please don't be a silent reader... comment please^^
GOMAWOYO^^
HaeMi-MiHyuk? (Couple?)
CAST:
-Lee Donghae
-Lee Hyuk Jae
-Kim Han Mi
"OH! HAN MIA AH!!!” seru Eunhyuk dan Donghae saat melihat
Han Mi menapakan kakinya di area permainan “annyeonghaseyo” gadis berambut
hitam panjang dan sedikit bergelombang berjalan ke arah mereka “eoseo eoseyo
Kim Han Mi ssi” sapa seorang MC gemuk berkacamata dengan pemain-pemain lain di
belakangnya. Eunhyuk dan Donghae berlomba untuk berjabat tangan dengan Han Mi,
yang tak lain adalah penyanyi baru yang langsung bumming karena suara emasnya
“oh! Han Mi ah! kenapa kau tidak menceritakan pada oppa kalo kau akan kesini??”
tanya Eunhyuk yang sontak membuat orang-orang yang lain menahan tawa “hmmpp..
oppa?” Donghae mengulang salah satu kata yang diucapkan oleh sahabatnya sambil
menahan tawa yang rasanya akan segera meledak dari mulutnya “wae???” Eunhyuk
merajuk “Donghae oppa~ oraenmaniya” sapa Han Mi tanpa memperdulikan Eunhyuk
yang menunggu “Han Mi ah, oppado yeogida... Han Mi ah...” rengek Eunhyuk yang
merasa diabaikan “aah, ne oppa.. mianhae.. oraenmaniya oppa” sapa Han Mi pada
Eunhyuk sambil tersenyum yang membuat Eunhyuk melayang “AAH Han Mi neo jinjja
yeppeoda!! Uri ja_” Donghae langsung memutus perkataan Eunhyuk yang mulai
ngelantur “eheiii Hyung ah neo waegeurae??!!” protes Doojoon yang juga ikut bermain “oh, oppa!!
Doojoonie oppa!! Kyaa!!” Han Mi tiba-tiba histeris saat melihat sosok Doojoon
B2ST keluar dari balik punggung si MC gemuk itu, Han Mi yang begitu bahagia
langsung memeluk Doojoon yang ada di depannya “Ugghh! Ya! Han Mi ah!!” seru
Doojoon begitu Han Mi memeluknya dengan erat “oppa!! Bogosipheoyo!!” seru Han
Mi. “Han Mi ah, aku juga ingin dipeluk” rengek Eunhyuk sambil merentangkan
tangannya “oppa! Bogosipheo!! Jeongmalyo!!” seru Han Mi Doojoon pun membalas
pelukan Han Mi sedangkan Eunhyuk kembali menurunkan tangannya karena Han Mi tak
kunjung memeluknya. “Ya!! sebenarnya ada apa diantara kalian berdua?! EOH?!!”
bentak Eunhyuk yang mulai naik darah.
Han Mi POV
“YA!! sebenarnya ada apa diantara kalian berdua?! EOH?!!”
bentak Eunhyuk oppa, aissh dasar namja ini. Memangnya apa salahnya kalau aku
merindukan Doojoon oppa? Diakan kakakku!! Ah, ya.. aku lupa tidak ada yang tau
kalau aku adiknya seorang leader B2ST. Aku sudah hampir setahun tidak bertemu
dengannya, sebenarnya Doojoon oppa bukanlah kakak kandungku hanya saja dia
sangat dekat denganku seperti kakakku sendiri. Aku bertemu dengan Doojoon oppa
saat ia menjadi seniorku di Universitas Kyung Hee. “YA!!! jawab aku Han Mi ah!”
seru Eunhyuk oppa begitu aku melepaskan pelukanku dari Doojoon oppa, aisshhh
jinjja! “kau maunya aku berhubungan apa?” sebenarnya aku hanya ingin
menggodanya, jujur aku menyukai Eunhyuk oppa tapi aku juga menyukai Donghae oppa,
mereka berdua membuatku dilema. “aku.. aku maunya kau hanya berteman!” jawab
Eunhyuk oppa “yasudah anggap saja aku dan Doojoon oppa berteman. Mudahkan?” aku
harus santai, tenang..
~~~
“Huuh huhh oppah!! Aku.. haah” napasku tersenggal sungguh
ini melelahkan “ayo! Han Mi ah, ppali!! Hah aku juga hahh capek!!!” seru Donghae
oppa yang ada di depanku, gila saja kami sudah berlari berkilo-kilometer
“oppahh.. hahh.. aku lelah sekali” seruku. Tiba-tiba tubuhku serasa melayang.
Dan benar saja aku melayang, Donghae oppa menggendongku. Serius aku tidak
mengatakan apa-apa soal menggendong. “oppa, turunkan aku. Kau juga lelah, tidak
apa-apa” aku benar-benar tidak memintanya, kenapa dia begini?? >.<
“hahh, gwaenchanha. Putri tidak boleh kelelahan. Dan
pangeran harus menyelamatkan putri sebelum hal buruk terjadi. Bukankah begitu?”
degg kedipannya itu, kyaaa membuatku benar-benar melayang, haaah oppa jebal.
Dan apa maksudnya dengan perkataannya tadi?
~~
“Oh!! Han Mi ah!!” aissh.. suara si monyet gunung itu!!
“iii.. ige mwoya??” monyet ini kenapa sih? Sudah jelas aku sedang digendong
oleh Donghae oppa-__- “kalian kenapa
gendong-gendongan begitu? Huh?? Han Mi ah apa yang sudah ia lakukan padamu?
Katakan saja padaku” Eunhyuk oppa kenapa jadi parno begini? “aniyo oppa... Donghae
oppa mengambil inisiatif sendiri. Aku tadi kelelahan, tapi tiba-tiba Donghae
oppa menggendongku”
Normal POV
“aniyo oppa... Donghae oppa mengambil inisiatif sendiri. Aku
tadi kelelahan, tapi tiba-tiba Donghae oppa menggendongku” jelas Han Mi pada
Eunhyuk yang tiba-tiba menjadi parno “YA!! Donghae ya, untuk apa kau
menggendongnya?? Kenapa kau tidak menelponku saja jadi aku bisa menggendongnya”
protes Eunhyuk “Wae?? Apa hakmu melarang aku untuk menggendong Han Mi, lagi
pula jika aku menghubungimu dulu bisa-bisa Han Mi pingsan duluan” balas Donghae
yang tak kalah nyolot.
Setelah mereka bermain mereka diberikan waktu untuk
istirahat selama 1 jam agar mereka dapat meregangkan otot-otot mereka. “Han Mi
ah, ini” seru Eunhyuk seraya menyodorkan botol air minum pada Han Mi yang
tengah duduk di kursi empuk sambil meluruskan kakinya “oh, ne gomawo oppa” Han
Mi pun mengambil botol air minum yang ditawarkan oleh Eunhyuk. “Han Mi ah,
kenapa kau tidak menghubungiku saja jika kau lelah tadi? Daripada si ikan itu
yang menggendongmu” tanya Eunhyuk sambil duduk di kursi yang ada di sebelah Han
Mi “hmm? Waeyo?? Aku kan berbeda tim denganmu oppa.. bagaimana bisa aku meminta
bantuan padamu? Lagi pula aku tidak meminta Donghae oppa untuk menggendongku”
jelas Han Mi, Eunhyuk hanya menganggukan kepalanya dan menyandarkan kepalanya
ke dinding di belakangnya. Tiba-tiba pikiran jahil melewati otaknya,
menggerakan tangannya untuk menyentuh rambut Han Mi yang menawan. Perlahan
tangannya berjalan di belakang tubuh Han Mi dan terangkat sedikit untuk
mengelus rambut Han Mi, “oh, Donghae oppa!!” seru Han Mi saat melihat Donghae
memasuki ruang istirahat entah darimana dan langsung beranjak dari kursinya dan
membuat Eunhyuk gagal untuk menyentuh Han Mi. Han Mi berlari ke arah Donghae yang
masih berdiri di depan pintu. “mmm.. gomawo oppa” bisik Han Mi “gomawo? Untuk
apa?? Huh??” Donghae malah membalas dengan suara yang lebih kencang “heiisshh
oppa!! Sssstts!! Yang tadi.. terima kasih karena sudah menggendongku” jelas Han
Mi “aaah.. igeon.. gwaenchanhayo. Geokjeonghajima” jawab Donghae sambil
mengacak rambut Han Mi “iisshh!! Oppa!!” protes Han Mi sambil memukul kecil
dada bidang Donghae “wae???” rajuk Donghae yang langsung melarikan diri
sedangkan Han Mi mengejarnya di belakang.
“Ya! eunhyuk hyung! Wae geuraeseoyo?” sapa Doojoon yang
langsung menduduki kursi yang sebelumnya ditempati Han Mi “ani” jawab Eunhyuk
singkat sambil menundukan kepalanya “khojimal! Hyung ah waegeurae??” seru
Doojoon melihat ekspresi Eunhyuk yang sedikit... aneh. “Doojoon ah..” ucap
Eunhyuk lirih “hmm? Wae?” tanya Doojoon sambil meneguk air minumnya
“menurutmu.. mmm.. menurutmu..” bisik Eunhyuk “kau ingin bertanya apa hyung ah?
ppali marhae..” tanya Doojoon “menurutmu.. mmm.. kau kan sudah mengenal Han Mi
dengan baik, menurutmu dia menyukai pria seperti apa? Sepertiku atau Donghae?”
tanya Eunhyuk “mmmpph!! Huwahaha!! Hyung ah, kau menyukai uri Han Mi? Eoh?
Hahaha!!!” tawa Doojoon langsung meledak saat mendengar pertanyaan si monyet
gunung itu “YA!! sssstt!! Kau ini berisik sekali!” protes Eunhyuk saat melihat
Han Mi memasuki ruangan setelah bermain kejar-kejaran dengan Donghae. “YA!!!
YA!!! tutup mulut besarmu itu!!” bisik Eunhyuk sambil berusaha menutup mulut
besar Doojoon “YA!! Han mmmp.. Mii.. YAA!! Hyung!! Han Mi ah!! mmmp.. Hyukkie,
hyung!! Mmmp!!” akhirnya Eunhyuk berhasil menutup mulut besar Doojoon tepat
saat Han Mi berada di depan mereka, Han Mi menatap kedua namja itu dengan
tatapan bingung. “Wae?” tanya Han Mi, Eunhyuk langsung beranjak pergi
meninggalkan Han Mi dan Doojoon “oppa.. waeyo?” tanya Han Mi-lagi- “hmm?
Geuse.. Han Mi ah... kau, menyukai namja yang seperti apa? Seperti Eunhyuk
hyung atau Donghae hyung? Atau..” tanya Doojoon to the point “Ne? Ya! oppa neo
waegeurae?” Han Mi langsung menatap mata Doojoon dengan tatapan esnya, tapi
Doojoon sudah terbiasa dengan tatapannya sehingga tidak kaget “iya, aku
bertanya kau suka yang mana? Aku bukan menanyakan kau suka Donghae hyung atau
Eunhyuk hyung.. aku menanyakan kau suka yang tipe seperti Donghae hyung atau
Eunhyuk hyung? Atau mungkin kau menyukai yang seperti Yoseob? Atau Jun Hyung?
Atau Dongwoon? Atau Gi Kwang? Atau Hyunsung? Atau.. AKU?” pertanya Doojoon
langsung membuat Han Mi tersedak “HUWAHAHA!!! YAA!! Oppa!! Kau ini terlalu PD!!
Hahaa!!! Kau gila?!! Hahahaha!!!” tawa Han Mi tidak dapat ditahan lagi hingga
akhirnya ia meledak “Ya!! aku serius!!” protes Doojoon yang langsung membuat
semua orang menatap mereka, tidak terkecuali Eunhyuk dan Donghae. “mmmpphh..
kkk.. bagaimana ya?? kalau aku jawab suka semuanya bagaimana? Aku bingung!!
Semuanya punya kelebihan oppa.. aku bingung jika ditanya seperti itu.. lagi
pula kenapa kau bertanya?” seru Han Mi yang masih setengah tertawa, ruangan itu
jadi sunyi seketika menunggu jawaban pasti dari seorang Kim Han Mi. “ya, ya,
ya!! ini kenapa?? Semuanya kenapa diam?? Apa aku mengatakan hal yang salah??”
tanya Han Mi kebingungan, tapi tak ada satu orang pun yang menjawab “Aiisshh!!
Waegeurae??!!! Aku bingung!!” tolak Han Mi –niga
bogosipheojimyeon, niga deo geuriwojimyeon.. meonghani nuwo, meonghani
nuwo..kkeutnae jamdeulji mothago- “oh!! Jadi itu ringtonemu?” seru Doojoon “ssstt!!”
seru Han Mi “yeobuseyo. Oh ne, nuguseyo? Ne? TOP oppa! Ne.. jinjja???
Geuromnyeo!! Geurae!! Eonjae? Arasseo.. ne.. annyeong” Han Mi menutup teleponnya.
Donghae dan Eunhyuk menjadi panas, setelah mendengar betapa
antusiasnya Han Mi menerima telepon dari seorang TOP. Mereka merasa saingan
mereka bertambah.
“Han Mi ah.. ppali marhae!! Jangan-jangan kau menyukai
Dongwoon? Iyakan?” tembak Doojoon “YAA!! Oppa, neo waegeurae? Aku sudah bilang
suka semuanya..” jelas Han Mi “khojimal” dengus Donghae. “Han Mi ah, kau harus
memberitauku apa pun hasilnya! Ara? Aku ini kakak mu” seru Doojoon saat mereka
semua bersiap pulang “hiisshh!! Arasseo! Sini” panggil Han Mi “nugu??” bisik
Doojoon penasaran “aku.. Donghae oppa, Hyukkie oppa, TOP oppa, Jun Hyung oppa,
Gi Kwang oppa, Yesung oppa, Yoseob oppa, Dongwoon oppa, oppa, banyak lagi..
kkkk.. puas? Annyeong” Han Mi langsung berlari meninggalkan Doojoon yang masih
menganga.
Han Mi POV
“Ji Wan ah..” apa suaraku terdengar sampai telinga Ji Wan
disana? “ne? Wae?” sahut Ji Wan, ternyata terdengar juga... haha telinganya
peka sekali. “Ji Wan ah, aku lelah” gumamku “tentu saja kau lelah setelah
bermain permainan kemarin” namja ini apa dia tidak bisa memberikan perhatian
sedikit padaku daripada menatapi layar benda elektronik itu? “hissshh!! YA!!”
protesku. Kang Ji Wan, namja yang sedang duduk di sampingku ini adalah penata
busanaku, yaa.. dia hampir sama seperti asistenku tapi tugasnya mengurus
busanaku. Hari ini adalah hari Rabu dan hari dimana aku harus melakukan
pemotretan di Busan. Pemotretan untuk sebuah majalah, jujur aku lelah hari ini
tapi apa boleh buat aku harus bersikap profesional sebagai public figure. “Han
Mi ah, setelah pemotretan kau ada rekaman” ujar Yu Jin manajerku, aaahh..
jinjja? Aku lelah sekali hari ini, rasanya aku ingin langsung menghempaskan
tubuhku ke kasur di apartemenku.
Busan, kota metropolitan dan pusat distribusi berbagai
barang. Pemotretan hari ini hanya pemotretan indoor, jadi ya.. tidak terlalu
sulit. Berhubung sekarang sudah memasuki musim panas jadi, pemotretan indoor
adalah pilihan baik. Pemotretan hari ini bukan hanya aku, tapi pemotretan
bersama para personil B2ST. Aaahh... itu artinya bertemu lagi dengan si Mr.
Want to know itu lagi-_-
“Annyeonghaseyo..” suara itu.. Doojoon oppa. “Oh, Han Mi ah,
wasseo??” seru Gi Kwang oppa, omona.. wajahnya lucu sekali. Aku hanya
menganggukan kepala. “semuanya sudah disinikan? Ayo, kita mulai pemotretan” seru
fotografer yang bisa dibilang cukup.. tampan??
“sst.. Han Mi ah.. jadi siapa?” bisik Doojoon oppa tepat
ditelingaku yang membuatku sedikit bergidik geli, “huh? What are you talking
about oppa?” balasku dan Doojoon oppa langsung terdiam.
NORMAL POV
“huh? What are you talking about oppa?” tanya Han Mi yang
membuat Doojoon terdiam “eheeii, untuk apa kau menggunakan bahasa inggris? Apa kau
lupa pertanyaanku kemarin?” tanya Doojoon sambil menepuk pundak Han Mi
“eisshh!! Molla!” seru Han Mi. “Han Mi ssi, Gi Kwang ssi kalian akan melakukan
pemotretan bersama setelah ini, jadi bersiaplah” ujar sang fotografer, Han Mi
dan Gi Kwang hanya mengangguk patuh. Han
Mi dan Gi Kwang mulai berpose di depan kamera begitu sang fotografer memberi
aba-aba, pose-pose lucu dan menawan
mereka persembahkan. “Finish!! Ya, semuanya sudah selesai. Sugahaesoyo..” seru
sang fotografer “gamsanghamnida, gamsanghamnida.. sugahaesoyo.. gamsanghamnida”
ujar Han Mi sambil membungkukan tubuhnya memberi hormat. “Sugahaeso Han Mi
ah..” seru Jun Hyung sambil menepuk pundak Han Mi yang membuat Han Mi menoleh
dan langsung membungkuk hormat “ne, oppa. Gamsanghamnida.. oppado sugahaesoyo”
ujar Han Mi.
--
“Han Mi ah, hari ini kau ada rekaman” seru Yu Jin yang
menunggunya di ruang TV sambil mengotak-atik i-pad di tangannya, “arasseo”
sahut Han Mi yang sedang berada di ruang pakaian miliknya.
Han Mi dan manajernya Yu Jin berangkat ke kantor JYP
Entertainment tempat dimana Han Mi berkerja atau lebih tepatnya berkarya. “sajangnim”
seru Han Mi begitu melihat pimpinannya tengah berjalan di koridor, “oh, Han Mi
ah, wasseo?” sahut pria yang bisa dibilang sudah cukup berumur itu
“annyeonghaseyo” Han Mi membungkukan tubuhnya 45 derajat begitu melihat seorang
wanita yang belum dikenalnya “ah, ne. Han Mi ah, ini adalah Baek Ah Yeon. Dia
baru akan melaksanakan debut. Hari ini dia akan rekaman. Ah cham, kau ingat
tentang proyek kolaborasimu itu? Baek Ah Yeonlah yang aku maksud. Eotte?” jelas
pimpinan JYP Entertainment itu “aaah, ne
aku ingat. Geuromnyeo, sajangnim” jawab Han Mi dengan sumringah “Baek Ah Yeon
ssi, senang bekerjasama denganmu” ujar Han Mi seraya membungkukan tubuhnya
kembali.
“Eonni!!” seru Ah Yeon saat melihat Han Mi keluar dari ruang
kerjanya. Coat berwarna cream
dengan celana panjang ketat berwarna hitam serta bennie berwarna peach dan
kacamata hitam mahal di tangannya. ‘Eonni?’ Han Mi berumur 6 tahun lebih tua
dari Ah Yeon. “oh, ne. Waeyo?” tanya Han Mi begitu Ah Yeon berdiri di depannya
“besok kita akan syuting untuk MV. Lokasinya di Busan, besok kita berangkat
pagi-pagi. Ne, eonni?” ujar Ah Yeon “ah, arasseo” jawab Han Mi sambil menepuk
lengan Ah Yeon “eonni, bagaimana kalau kita makan siang bersama hari ini?” ajak
Ah Yeon “aa.. aah mianhae, aku tidak bisa. Aku ada janji hari ini, mianhaeyo.
Ne.. lain kali saja ya..” jawab Han Mi “hmm.. arasseoyo, eonni. Mm, eonni, kau
ada janji dengan siapa?? Apa sangat penting? Hoksi, kau janji temu dengan
namjachingumu, eoh??? Eoh?? Eoh??” tanya Ah Yeon sambil menepuk pundak Han Mi
“mwo? Aniyo, aku tidak punya namjachingu. Eheeiii.. geurom” Han Mi melepaskan
diri dari Ah Yeon dan berjalan meninggalkannya.
Han Mi
memasuki mobil mahalnya yang tak lain adalah Marcedes Benz C-350 keluaran
terbaru. Han Mi langsung tancap gas dan mengarahkan mobil putihnya itu ke
tujuannya.
“yeobuseyo”
“...”
“ah, ne oppa.
Aku sedang dijalan”
“...”
“arasseoyo..
ne.. ARASSEO!! Geuno!”
“aisshh,
jinjja. Maunya apa namja ini?” gerutu Han Mi, sambil mempercepat laju mobilnya.
Mobil putih itu melaju kencang di jalan TOL yang cukup ramai tapi masih belum
seramai biasanya.
Mobil putih
itu berhenti di sebuah cafe. Cafe dimana para hallyu star singgah. Han Mi
melangkahkan kakinya keluar dari mobil putihnya itu. “ya, ya.. bukankah itu Kim
Han Mi? Yaaa... lihat disana.. bukankah itu Kim Han Mi? Iya, itu Han Mi!!”
bisik seorang gadis pada kawannya sambil menunjuk Han Mi “KIM HAN MI!!” seru
gadis itu yang membuat semua pasang mata yang ada menatap ke arah Han Mi,
memastikan. Han Mi menyadari tatapan orang-orang itu. Han Mi langsung berlari
memasuki cafe itu. “oh, Han Mi wasseo? Waegeuraeyo?” sapa Siwon yang sedang
mengangkat cangkir kopinya saat melihat Han Mi memasuki cafe sambil sedikit
terengah-engah “aniyo. Biasa.. waaah, jadi semuanya sudah berkumpul disini?”
ujar Han Mi sambil berjalan menghampiri kumpulan namja-namja yang menjadi idola
miliaran orang, “anjak.. kau mau pesan apa?” Yesung menawarkan Han Mi sambil
memberikan secarik kertas “mm, orange juice saja. ah, Kyuhyun dimana?” tanya
Han Mi saat menyadari bahwa si evil magnae itu tidak bergabung “aah, Han Mi ah,
kau untuk apa mencari dia?” protes Shindong yang sedang meneguk ice chocolate
kesukaannya “ehehe.. aniyo, geunyang.. biasanya dia berisik.. yasudah” tak lama
Yesung menghampiri mereka sambil membawa segelas orange juice milik Han Mi
“gomawo oppa..” ujar Han Mi. “ah, ne.. jadi apa yang akan kita bicarakan?”
tanya Han Mi “ne?” semua orang terkaget “iya, aku bertanya kita akan membicarakan
apa?” Han Mi mengulang pertanyaannya “HAHAHAHA!!” tawa mereka meledak dan
memenuhi ruangan cafe itu “waeyo??” tanya Han Mi dengan ragu “haha.. Han Mi ah,
kau pikir juka kami mengajakmu kesini hanya dalam rangka diskusi? Hahaa..
aniyo, kami mengajakmu kesini untuk mengajakmu jalan-jalan. AH!! ne!
Jalan-jalan. Ya!! kita harus cepat!! Dia pasti sudah menunggu!! Ppali!!” seru
Kangin, Han Mi hanya menatap namja-namja itu dengan tatapan penuh kebingungan
“ne? Siapa yang menunggu?” Han Mi menjadi semakin bingung karena namja-namja
itu langsung menarik tangannya dan membawanya ke mobil milik Han Mi, Siwon
langsung masuk ke mobil Han Mi sedangkan yang lainnya mengendarai mobil
berbeda. “Siwon ah, kita mau kemana? Eoh? Kenapa sangat buru-buru? Apa ada yang
sakit? Atau kecelakaan? Atau.. MENINGGAL?” tanya Han Mi yang masih bingung
“Donghae...” hanya itu yang keluar dari mulut Siwon. ==Deg== jantung Han Mi
berdebar kencang, dia takut ‘ada apa dengan Donghae oppa? Apa yang terjadi? Dia
baik-baik sajakan? Aahh, jebal.. aku mohon, Donghae oppa..’ batin Han Mi.
Rombongan bintang Hallyu itu tiba di tepi
sungai Han. Udara dingin yang menusuk kuulit masih terasa meski mereka memakai
jaket tebal “oppa, untuk apa kita disini? Udaranya dingin” tanya Han Mi pada
Shindong yang berdiri disampingnya “aniyo, Donghae...” jawab Shindong sambil
menyelipkan tangannya di saku jaketnya “Donghae oppa? Waeyo? Apa dia mati
disini?” Han Mi langsung menerima jitakan di kepalanya dari Leeteuk dan membuat
langkah Han Mi terhenti “YA!!!” jerit Han Mi “untuk apa itu?!!!! Apho!!” protes
Han Mi “kau gila! Mana mungkin Donghae mati tapi kita bersenang-senang?!” jelas
Leeteuk ‘benar juga.. itu tidak mungkin.. pasti mereka akan menangis’ batin Han
Mi dan melanjutkan langkahnya.
Langkah
mereka terhenti saat melihat segerombolan orang sudah berkumpul disana, kamera,
blitz dan peralatan pemotretan terpajang disana. Pemotretan. ‘Donghae oppa?
Untuk apa aku diajak kesini?’ pikir Han Mi “Noona, kau pasti bingung untuk apa
kau kesini..” tembak Kyuhyun yang tiba-tiba muncul di belakang Han Mi “OMONA!!”
Han Mi terloncat saat suara yang cukup berat itu muncul tanpa sepengetahuannya
“YA!! YA!! YA!!” Han Mi langsung memukul lengan pria itu “Noona!! Noona!! YA!!
apho!!” seru Kyuhyun “Cho Kyuhyun!!” bentak Han Mi “NOONA!!” teriak Kyuhyun
yang sukses membuat Han Mi berhenti “Kau mengagetkanku, pabo!!” protes Han Mi
pada Kyuhyun yang masih meringis kesakitan “oh ya, memangnya untuk apa aku
kesini?” tanya Han Mi “ah ya, sini ikut aku” ujar Kyuhyun dan langsung menarik
tangan Han Mi. “Ya! mau kemana?!!” seru Han Mi “...”. mereka pun tiba di sebuah
tenda yang berisi puluhan baju “ah, Han Mi ssi..” sapa seorang pria yang
sepertinya seorang fotografer “ah, ne.. annyeonghaseyo” Han Mi langsung
membungkukan punggungnya 45° “pertama saya minta maaf. Saya
meminta bantuan anda untuk menjadi pengatur busana untuk pemotretan hari ini.
Anda memiliki selera mode yang sangat bagus” jelas sang fotografer “ah.. ne”
Han Mi mengangguk “gamsanghamnida. Jadi, bisa kita mulai sekarang?” Han Mi hanya
mengangguk.
“Noona, kapan
kau akan memilihkan pakaianku!!” seru Kyuhyun yang sedang duduk di kursi rias,
“NOONA!” Kyuhyun terkejut saat Han Mi kembali sambil membawa setumpuk baju
“cha! Kau coba ini!” perintah Han Mi sambil menyodorkan jaket hitam, kaos merah
marun serta celana panjang berwarna hitam. “oke! Ini sepatumu!” Han Mi
memberikan Kyuhyun sepasang sepatu sneakers merah dengan garis-garis kuning dan
biru.
Han Mi dan
Eunhyuk berdiri bersebelahan, dan hal itu menarik perhatian orang-orang yang langsung
mengeluarkan ponsel atau pun kamera mereka untuk mengambil foto Han Mi bersama
Eunhyuk untuk dijadikan Fan Fiction. Orang-orang itu mendapatkan kesempatan
yang bagus untuk menyebarkan FF mereka tentang MiHyuk couple, tepat saat Han Mi
dan Eunhyuk sedang tertawa bersama sambil mencubit tubuh satu sama lain. “aniyo
oppa!! Ya!!” seru Han Mi dan langsung naik ke punggung Eunhyuk sedangkan
Eunhyuk tertawa bahagia, Han Mi mengalungkan tanganya di leher Eunhyuk yang
membuat mereka benar-benar seperti sepasang kekasih dan orang-orang disana
tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan dan langsung mengambil gambar Han Mi dan
Eunhyuk.
Pemotretan
memakan waktu yang cukup lama dan itu membuat Han Mi lelah dan mengantuk. Tidak
hanya Han Mi, Donghae dan Kyuhyun juga lelah bukan main. Melihat Han Mi yang
sudah tertidur Eunhyuk langsung mengambil inisiatif untuk menggendong Han Mi di
punggungnya, “Hyung!” seru Ryeowook saat melihat Eunhyuk menggendong Han Mi
yang sudah tertidur “sstt.. jangan berisik Han Mi sedang tidur” bisik Eunhyuk
“aissh.. jinjja”.
-0-
Keesokan
harinya Han Mi melaksanakan aktifitas yang memang sudah dijadwalkan untuknya,
syuting MV. Han Mi, Ah Yeon serta crew dan penata rias berangkat ke Busan
tepanya di Cheondam-dong. “oh! Eonni!” seru Ah Yeon yang berhasil mengaggetkan
semua orang dalam mobil itu “wae?!” tanya Han Mi tak kalah kencang “fotomu!”
jawab Ah Yeon sambil menyodorkan komputer tabletnya pada Han Mi “eoh?! Ini!”
tepat saat itu juga ponsel Han Mi berdering ‘Hyukkie oppa’ nama itu yang
terpapar di layar ponselnya
“yoebuseyo”
“...”
“ne, oppa..”
“....”
“nado
mollayo. Eotteohke?”
“...”
“mwo?!
Andwaeyo!”
“...”
“ANDWAE!
Sirheoyo oppa!”
“...”
“arasseo. Di
cafe Yesung oppa saja”
“...”
“arasseo..
geuno”
Han Mi tidak
bisa fokus pada pembuatan MV-nya. Hingga take terakhir, Han Mi langsung berlari
pergi. ia memanggil taxi.
“oppa,
eotteohke?!!” tanya Han Mi panik “mollayo” jawab Eunhyuk yang tak kalah
gemetar, Han Mi merasa air matanya menetes dan membasahi pipinya “gwaenchanha
Han Mi ah. jangan khawatir. Semua akan baik-baik saja..” ujar Siwon sambil
menepuk punggung Han Mi “eotteohke???” ucap Han Mi lirih, tangan kekar Donghae
langsung membawa tubuh Han Mi yang gemetar kepelukannya “oppa~ eotteohke????”
tangis Han Mi sambil memperat pelukannya pada Donghae. Donghae mengelus
punggung Han Mi dengan tenang, perlahan tangisan Han Mi berhenti. Donghae
menghapus air mata Han Mi dengan ibu jarinya, tiba-tiba Han Mi langsung
menghambur memeluk Donghae, ia mengalungkan tangannya pada leher Donghae dan
memangkukan wajahnya di bahu Donghae.
Han Mi dan
Eunhyuk mengadakan Press Confrence di Coex begitu mereka menemukan jawaban
paling baik. “annyeonghaseyo. Kami berdiri disini untuk meluruskan tentang
foto-foto yang baru saja menyebar di internet. Hubungan kami memang dekat,
namun tidak lebih dari rekan kerja dan sahabat” jelas Eunhyuk
Eunhyuk POV
“annyeonghaseyo.
Kami berdiri disini untuk meluruskan tentang foto-foto yang baru saja menyebar
di internet. Hubungan kami memang dekat, namun tidak lebih dari rekan kerja dan
sahabat” sungguh sesak mengatakan ini. Kenapa harus naskah ini? Sungguh ini
berarti aku munafik. Aku pengecut. Aku menenggelamkan perasaanku sendiri. Ini
Gila!
Han Mi,
seorang Kim Han Mi aku yakin dia tidak bodoh, aku yakin dia tahu perasaanku.
“oppa..” suara itu “ne?” Lee Hyuk Jae kau harus tenang.. “gomawo..” hanya itu?
Hanya itu?! Tenang Hyuk Jae ah. sama sekali tidak ada kekecewaan dimatanya,
mata bahagia dan kelegaan yang tergambar di mata coklatnya itu. Aku hanya
menanggukan kepalaku lemas.
Han Mi POV
Matanya..
sungguh tidak tega, matanya yang selalu ceria sekarang sayu tidak berdaya. Apa
aku salah memintanya mengatakan itu? Aku bingung dengan perasaanku ini. Eunhyuk
oppa atau Donghae oppa? Aku merasa nyaman dengan keduanya. Aku ragu apa
perasaanku sekarang padanya adalah cinta? Atau hanya perasaan bersalah? Jika
ini memang hanya perasaan bersalah aku tidak bisa mencintainya. Itu membuatnya
lebih sakit, cukup Kim Han Mi. Ini sudah cukup. Aku tidak bisa melanjutkannya,
tidak bisa menyakitinya lagi. Lepas dia Kim Han Mi..
“Han Mi ah..”
suara yang sangat familiar, Donghae oppa “Chukhahae..” aku langsung menghambur
kepelukannya yang nyaman. Kim Han Mi kau bodoh! Eunhyuk oppa masih disini, tapi
aku benar-benar tidak bisa melepaskan pelukan ini, terlalu nyaman. “Han Mi ah,
na kalkke” suara monyet yadong itu, lirih sekali “ne, oppa. Gomawo” aku
melepaskan pelukan Donghae oppa dan menatap Eunhyuk oppa. Setelah Eunhyuk oppa
pergi aku kembali ke pelukan Donghae oppa.
Tangan kekar
Donghae oppa menjauhkanku dari pelukannya, kenapa? “Kim Han Mi..” aku
mengangkat kepalaku untuk menatap wajahnya yang luar biasa menawan “Kim Han Mi,
saranghaeyo”
=Deg=
jantungku berhenti! Benar-benar berhenti! Apa dia serius? “oppa..” aku harus
memastikan ini! “ne, jeongmalyo. Niga hanaman saranghanikka Kim Han Mi”
ucapannya sungguh tulus, aku, aku bingung tapi juga bahagia tidak terkira “na..
nado oppa. Saranghaeyo Lee Donghae oppa” bisikku, aku yakin wajahku sudah
seperti kepiting rebus “jeongmal? Gomawo..” dan...
Chu.. Donghae
oppa mengecup dahiku. Aku ingin meledak rasanya!! Kupu-kupu diperutku
benar-benar menggelitik. Geli. Donghae oppa meraih tanganku dan meletakannya di
pipinya, sungguh dia tampan sekali “sekarang kau sudah menjadih yeojachinguku.
Benar bukan?” bisik Donghae oppa, wajah kami begitu dekat. Napas lembutnya
mengelus wajahku, sungguh ini bukan mimpi? Kenapa semuanya begitu indah?? Aku
benar-benar tidak bisa berkata-kata “benar bukan??” Donghae oppa kembali
memastikan pasti dia bingung karena aku tidak menjawab, aku hanya menganggukan
kepalaku. CHU~ kembali Donghae oppa mengecup keningku, spontan otot di sekitar
pipiku tertarik dan membentuk sebuah senyuman yang kuharap cukup manis.
Donghae POV
“Pagi
semuanya...” kusapa semua orang yang ada di dapur “Ya! Donghae ya, cepat cuci
piring ini!” apa-apaan ini? Aku baru saja bangun kenapa Sungmin sudah
menyuruhku mencuci piring? Aku mendekati Yesung hyung yang sedang bersantai.
“hyung..” sapaku “wae? Sana kau cuci piring!” dia juga ikut-ikutan memerintahku?
Aku tidak peduli. Aku langsung menghempaskan tubuhku di sofa tepat disamping
Yesung hyung. “hyung ah, aku ingiin membagi kebahagiaanku denganmu. Mau
tidak??” tawarku, SUKSES! Yesung hyung langsung menatapku “wae?? Wae?? Wae??”
haha.. dia penasaran rupanya. “sini..” aku memintanya mendekatkan dirinya
padaku agar lebih mudah aku membisikinya “aku... aku sekarang pacaran dengan
Han Mi..” bisikku “MWO!! YA!! LEE DONGHAE!!”
Normal POV
“MWO!! YA!!
LEE DONGHAE!!” seru Yesung yang langsung membuat semua orang menatap mereka
“sssstt!! Hyung jangan berisik!” perintah Donghae “YA!! Donghae ya! khojimal!
Eonjae?!” teriakan Yesung semakin kencang “Ya!! sssst!! Hyung jangan berisik!”
perintah Donghae sambil menarik tubuh Yesung mendekat kepadanya “Eonjae?” bisik
Yesung “kemarin..” pamer Donghae “MWO!!! YA!! bagaimana bisa!! Ya!! Lee
Donghae!! Bagaimana bisa kau berpacaran dengan Han Mi?! Dimana?!” jerit Yesung
“MWO!!” semua orang langsung menghampiri mereka tidak terkecuali Eunhyuk “Ya,
Donghae ya! kau serius?” tanya Leeteuk “ne. Aku kemarin sudah resmi berpacaran
dengannya. Aku hebat bukan?” pamer Donghae “Donghae ya, eotteohke?” tanya
Eunhyuk lirih “hyuk ah, mianhae.. aku benar-benar mencintai Han Mi. Mianhae
hyuk ah” jawab Donghae “Mian? MIAN?!! Ya! neo mitcheosseo?!! Aissh jinjja!! Kau
itu teman macam apa Donghae ya?!!” bentak Eunhyuk “Hyuk ah, mianhae. Jeongmal
mianhae. Tapi aku benar-benar mencintai Han Mi begitu pula Han Mi dia
mencintaiku. Ini bukan salahku!” jelas Donghae “MWO?!! Kau gila! Bagaimana bisa
kau mengungkapkan cintamu padanya sedangkan aku.. aku harus menjadi orang
munafik!” bentak Eunhyuk lagi “Hyuk ah, Han Mi yang menerimaku. Apa salahnya
jika aku mengungkapkan cintaku? Aku hanya mengungkapkannya, semua pilihan ada
di tangan Han Mi, dan ternyata dia memilihku Hyuk ah. mianhae” jelas Donghae
sambil menahan air matanya, Eunhyuk benar-benar naik darah dan langsung
memasuki kamarnya yang biasa ditempatinya dan Donghae. Leeteuk memasuki kamar
Eunhyuk untuk menenangkannya dan memberi penjelasan. “Eunhyuk ah, kau jangan
begini. Itu bukan salah Donghae, dia hanya mengutarakan perasaannya semata tapi
Han Mi memang menyukai dan mencintai Donghae dan ia menerima perasaan Donghae.
Aku tahu kau pasti marah, tapi bagaimana lagi? Itu keputusan Han Mi. Mungkin
ini memang bukan takdirmu. Mungkin memang Han Mi adalah milik Donghae. Kalau
kau memaksakan perasaanmu pada Han Mi, itu akan membuat Han Mi tersiksa karena
ia mencintai namja lain tapi kau memaksanya untuk jadi milikmu. Mengertilah
Hyuk ah, kau sudah dewasa..” jelas Leeteuk “tapi, hyung..” Eunhyuk merajuk
“sudahlah hyuk ah.. kau pasti akan menemukan yeoja yang lain yang juga
mencintaimu. Jangan khawatir. Sekarang relakanlah Han Mi untuk Donghae” ujar
Leeteuk dan langsung keluar dari kamar Eunhyuk.
Donghae pergi
ke loteng dormnya dan langsung menghubungi Han Mi
“Yobuseyo..”
“yobuseyo,
Han Mi ah..” ucap Donghae dengan lirih sambil menahan air matanya
“waeyo oppa?
Apa ada masalah?”
“geunyang..
Eunhyuk..” air mata Donghae pun menetes
“wae? Apa ada
sesuatu?” tanya Han Mi mulai khawatir
“kami bertengkar
Han Mi ah.. hikks..” Donghae benar-benar menangis
“ne? Oppaya,
ureoyo? Ceritakan padaku oppa..”
“hikks.. Han
Mi ah.. eotteohke??” rengek Donghae
“oppa, aku
akan kesana. Tunggu sebentar ya.. aku hampir sampai...”
Sekitar 10
menit kemudian Han Mi pun tiba di dorm Super Junior.
TING TONG..
ceklek..
“oh, Han Mi
ah..”
Han Mi POV
“oh, Han Mi
ah..” Kangin oppa membukakan pintu untukku “ne, oppa.. annyeonghaseyo” aku
membungkukan tubuhku sedikit “silahkan masuk.. Donghae ya! Han Mi datang!!”
seru Kangin oppa, suara tentaranya menggelegar. Tak lama Donghae oppa datang
dan langsung menarik tanganku untuk mengikutinya. Ia membawaku ke kamar... Kyuhyun?
“oppa,
sebenarnya ada apa?” Donghae oppa hanya menundukan kepalanya, bahunya bergetar,
ia menangis. “oppa...” aku mengangkat dagunya, benar saja air matanya menetes
dan membasahi wajah tampannya, aku menariknya kedalam pelukanku. Tangisannya
langsung meledak dalam pelukanku. “oppa, waeyo? Kalian bertengkar kenapa??”
tanyaku sambil terus memeluknya “karena kau...” jawabnya di tengah tangisannya
=deg= aku? Karena aku? “kenapa aku?” tanyaku sungguh aku masih bingung...
Donghae oppa
menceritakan semuanya, sekarang aku mengerti. Aku langsung menusap air matanya
“aaah.. ulijimayo oppa.. aku akan bicara pada Eunhyuk oppa, ne? Geuman ureo nae
jagi..” bisikku sambil mengusap wajahnya yang masih agak basah, tangan Donghae
oppa langsung menangkap tanganku dan menahannya agar tetap di wajahnya “gomawo
Han Mi ah.. saranghae.. jeongmal saranghaeyo jagiya..” ucapnya, aku hanya
tersenyum dan.. CHU~ Donghae oppa mengecup bibirku, aku.. KAGET!! Hanya ciuman
kecil, ia langsung menjauhkan bibirnya dari bibirku. “oppa, aku akan menemui
Eunhyuk oppa dulu, ne?? Uljimayo, ne??” aku beranjak dari kamar Kyuhyun dan
menuju kamar Eunhyuk oppa. “Eunhyuk oppa..” sapaku pada Eunhyuk oppa yang
sedang meringkuk di kasurnya, bahunya bergetar. Apa dia menangis? Aku
mendekatinya dan duduk di tepi kasurnya, “oppa, bisa kita bicara sebentar??”
tanyaku “Han Mi ah, wae?? Wae?? Kenapa harus Donghae? Wae??” Eunhyuk oppa
langsung duduk bersandar pada kepala kasurnya “mianhae oppa. Tapi aku memang
mencintai Donghae oppa. Mianhae oppa..” apa ini air mataku? Kenapa aku jadi
menangis begini? “Kim Han Mi jangan menangis..” bisik Eunhyuk oppa, tapi malah
membuatku semakin ingin menangis dan menjatuhkan semua air mataku “AKU BILANG
JANGAN MENANGIS!!!” Eunhyuk oppa membentakku, “oppa..” aku kaget bukan main,
Eunhyuk oppa langsung memelukku “aku mohon jangan menangis.. jangan pernah
menangis karena aku, aku mohon.. cukup aku yang menangis sekarang.. aku
mohon..” tangisnya, pundakku basah karena air matanya “mianhae oppa.. aku
menyukaimu dan menyayangimu tapi hanya sebagai kakak serta sahabatku. Mianhae
oppa.. aku mohon mengertilah perasaanku. Aku yakin oppa akan menemukan yeoja
yang jauh lebih baik dariku” jelasku, Eunhyuk oppa melepaskan pelukannya
“arasseo. Tapi kau harus menceritakan padaku jika Donghae menyakitimu. Kalau
sampai ia menyakitimu habis ia di tanganku!” ucap Eunhyuk oppa penuh dengan
amarah, aku pun mengangguk. Kami keluar dari kamar Eunhyuk oppa. “Donghae ya!
kau jangan berani-berani membuat Han Mi sedih apalagi sampai menangis! Arra?!!”
perintah Eunhyuk oppa, Donghae oppa pun tersenyum dan langsung memeluk Eunhyuk
oppa.
-0-
Semuanya
baik, dan sekarang tugasku dan Donghae oppa adalah memberitahukan publik
tentang hubungan kami. Hari ini aku dan Donghae oppa mengadakan jumpa pers
untuk mengumumkan hubungan kami. Semoga para netizen mendukung kami!
~~
1 bulan
berlalu setelah jumpa pers diadakan, ternyata pendapat para netizen sangat
baik. Mereka mendukung kami. Yaaa, meskipun masih ada yang membenci hubungan
kami baik para penggemar dari pihak Donghae oppa ataupun dari pihakku. Tapi aku
yakin pasti mereka juga akan mendukung kami nantinya. Sekarang yang harus aku
lakukan adalah berbahagia bersama Donghae oppa dan menekuni karirku.
SELESAI

No comments:
Post a Comment