Wednesday, 20 February 2013

SHINee 샤이니_DREAM GIRL_Music Video






LYRIC YESUNG- GRAY PAPER
(HAN/ROM/ENG)

The Winter Wind OST



Hangul

미안해서 하는 말이야
니가 울고 있어 하는 말이야
숨이 막혀 삼키듯  말이야
멍청한 가슴이 서두르는 

참고 참아보고 막으려 해도
 손으로  입을 막아봐도
 마음을 써내려간듯한 한마디 사랑해

천천히 걸어갈께 한발 두발
내게 익숙한  발걸음 한발 두발
조금씩 멀어져가다 사라져간다 저벅저벅

지워지듯 잊혀질까봐
보이지 않는듯 사라질까봐
일초에도 수만번은 되내이는  멀리가지마

천천히 걸어갈께 한발 두발
내게 익숙한  발걸음 한발 두발
조금씩 멀어져가다 사라져간다 저벅저벅

이게 마지막이라고 한번 두번
지키지   약속들도 한번 두번
다쳐야 하는건 이런 나라고 제발 제발

이게 마지막이라고 한번 두번
지키지   약속들 한번 두번
조금씩 멀어져 사라져간다 저벅저벅
다쳐야 하는건 이런 나라고 제발 제발

Romanization

mianhaeseo haneun mariya
niga ulgo isseo haneun mariya
sumi makhyeo samkideut han mariya
meongcheonghan gaseumi seodureuneun mal

chamgo chamabogo mageuryeo haedo
du soneuro nae ibeul magabwado
nae maeumeul sseonaeryeogandeutan hanmadi saranghae

cheoncheonhi georeogalkke hanbal dubal
naege iksukhan ne balgeoreum hanbal dubal
jogeumssik meoreojyeogada sarajyeoganda jeobeokjeobeok

jiwojideut ichyeojilkkabwa
boiji annneundeut sarajilkkabwa
ilchoedo sumanbeoneun doenaeineun mal meolligajima

cheoncheonhi georeogalkke hanbal dubal
naege iksukhan ne balgeoreum hanbal dubal
jogeumssik meoreojyeogada sarajyeoganda jeobeokjeobeok

ige majimagirago hanbeon dubeon
jikiji mot hal yaksokdeuldo hanbeon dubeon
dachyeoya haneungeon ireon narago jebal jebal

ige majimagirago hanbeon dubeon
jikiji mot hal yaksokdeul hanbeon dubeon
jogeumssik meoreojyeo sarajyeoganda jeobeokjeobeok
dachyeoya haneungeon ireon narago jebal jebal

English Translation

I’m saying this because I’m sorry
I’m saying this because you’re crying
I’m saying this because I’m running out of breath
Words that my foolish heart is rushing out

I try to hold it in and block it
I cover my mouth with my hands but
The words “I love you” remain as if it’s written in my heart

I’ll walk slowly, one step, two step
Your footsteps are so familiar to me, one step, two step
You’re getting farther away and disappearing little by little with heavy footsteps

In case you get erased and forgotten
In case you grow out of sight and disappear
In one second, I repeat these words thousands of times: don’t go far away

I’ll walk slowly, one step, two step
Your footsteps are so familiar to me, one step, two step
You’re getting farther away and disappearing little by little with heavy footsteps

This is the last time, once, twice
I make promises that I can’t keep, once, twice
The one who should be hurt is me, please, please

This is the last time, once, twice
I make promises that I can’t keep, once, twice
You’re getting farther away and disappearing little by little with heavy footsteps
The one who should be hurt is me, please, please

Credits by: http://jumpersjump.blogspot.com

Sunday, 17 February 2013

Hold Me if You Dare FF


Hold Me if You Dare
Chingu.. ini FF ketigaku yang aku post ^^ semoga kalian suka ne.. don't be a silent readers please ^^ gomawo..
Cast:
- Kim Han Mi (OC)
- Cho Kyuhyun
- Lee Donghae
- Lee Hyuk Jae
- Yoon Min Ji (OC)
Aku Kim Han Mi seorang mahasiswa di Kyung Hee University. Aku memiliki hal yang aneh dalam diriku, aku bisa mendengar hantu bicara, aku bisa menyentuhnya dan bisa melihatnya. Aku juga bingung dengan diriku, aku selalu mencari tahu penyebab ini semua dan akhirnya aku menemukan titik terang yang aku butuhkan. Eommaku bilang aku mendapatkannya dari harabeojiku yang dulu memiliki kemampuan sepertiku. Jujur, dapat mendengar dan berbicara dengan makhluk beda alam sering kali merepotkan. Saat aku duduk di kelas 3 SMP aku kehilangan semua temanku karena aku bicara pada sesosok makhluk yang tidak terlihat, dan teman-temanku menganggapku gila karena mereka melihatku bicara pada sebuah tong sampah. Tapi hal ini malah lebih menyusahkan karena sekarang aku kuliah, dan hal itu membuatku tidak memiliki namjachingu!
      Aku berjalan ke Hanok yang aku sewa selama hampir 2 tahun ini. Hantu-hantu disekelilingku terkadang membuatku gila! Mereka tak ada henti-hentinya mengoceh! Sebenarnya aku bisa saja melepaskan keahlianku ini, tapi eommaku menaruh harapan padaku. Aku tentunya tidak ingin mematahkan kepercayaan eomma. “Kyuhyun ah!! kau jelek!! Apa maksudmu merobek majalahku?!!” teriak Jang Min Ji, sesosok hantu gadis cantik yang aku temui 1 tahun yang lalu, dia bilang dia mati karena memang sengaja dibiarkan mati di dalam ruangan tertutup selama 3 bulan tanpa makan dan minum. Sadis memang.. dia juga bilang jasadnya masih disana. Cho Kyuhyun, sesosok hantu namja yang SANGAT tampan tapi juga Sangat menyebalkan! Aku menemukannya di depan hanok ini 2 tahun lalu bersama hantu anak kecil yang bernama Choi Jae Min, jadi dia dan Jae Min adalah hantu pertamaku setelah lulus SMA. Dia bilang dia mati karena dibunuh sahabatnya sendiri saat sedang bertengkar memperebutkan seorang yeoja. Miris. “YA!!! KALIAN BERDUA BERISIK!!” bentakku, Min Ji pun langsung menutup mulutnya “mianhae Han Mi ah.. TAPI AKU KESAL!! KYUHYUN MEROBEK MAJALAH YANG KAU BERIKAN!!! BUNUH DIA!!” jerit Min Ji “YA!! JANG MIN JI!! Pantas saja kau mati seperti itu! Kau bodoh!! Kalian berdua itu berstatus HANTU!! Tidak bisa dibunuh lagi!! Kau itu bodoh sekali! Apa menjadi hantu otakmu jadi menciut?! EOH!! SEKARANG TUTUP MULUTMU!! Kau tahu berapa masalah yang sudah kau lakukan hari ini?!” bentakku. Aku langsung berlari ke kamarku dan menghempaskan tubuhku di kasur yang sebenarnya agak keras. “Han Mi ah.. mianhae..” ujar Min Ji tiba-tiba. Kapan dia masuk? Ah! iya dia itu hantu, tidak perlu mumbuka pintu untuk masuk kamarku, jadi seharusnya aku tidak butuh pintu disini! –everybody hates me, but you love me and i love you- mana ponselku? Seingatku ada disini. Hoksi.. “JAE MIN AH!!! KEMBALIKAN PONSELKU!! JANGAN BUAT AKU MELEMPARMU KELUAR!!” jeritku dan dalam sekejap sesosok hantu anak laki-laki muncul di hadapanku. Dialah Jae Min yang aku bilang sebelumnya. Dia mati karena terbunuh saat perang Korea-Jepang dulu. Sebenarnya dia JAUH LEBIH TUA dariku, tapi karena dia masih anak kecil, jadi begitulah.. “siapa yang mengajarimu melakukan hal ini? EOH?!” bentakku “mianhaeyo noona.. aku ingin benda ini, dia menyala..” jawab anak kecil dihadapanku “tapi ini milikku, kau harus izin untuk mengambilnya. Arasseo?” ujarku dengan suara yang lebih pelan “ne..” jawabnya singkat dan langsung menghilang. ‘uri eomma’
“Han Mi ah.. kau sudah makan?” tanya eomma diseberang sana
“ne.. eomma, aku lelah kita bicara nanti saja, ne? Annyeong.. saranghaeyo eomma”
“arasseo.. annyeong.. tidur yang cukup yaa” ujar eomma dan langsung memutus telepon kami. Aku pun kembali menghempaskan tubuhku. “Han Mi ah, ada yang mencarimu” suara itu lagi, mengapa mereka tidak bisa membiarkanku bahagia untuk sebentar saja?! aku pun bangun dari kasurku dan berjalan menuju pintu depan “nuguseyo?” tanyaku “bingkisan..” seru orang diluar, bingkisan? Siapa yang memberinya? Aku pun membuka pintu di hadapanku “silahkan tanda tangan disini, agassi” ujar tukang pos di hadapanku sambil menunjuk sebuah kotak di kanan bawah dengan ibu jarinya, aku pun memencet pulpen ditanganku dan menanda tangani di tempat yang ditunjukan tukang pos tadi “gamsanghamnida..” ujarku, tukang pos itu pun langsung pergi. Aku duduk di sofa ruang tamu dan membuka bingkisan yang baru kuterima. Sebuah botol kaca kosong pun menarik perhatian mataku “ige mwoya?” gumamku, aku pun membuka botol itu dengan ragu. Begitu kubuka, asap pun langsung keluar dari botol itu dan membuatku sadar ‘hantu’ aah, sial kenapa harus datang lagi?! “annyeonghaseyo..” sapa sesosok hantu namja yang begitu tampan! Tampan sekali! “ne, annyeonghaseyo. Ireumi nuguseyo?” tanyaku yang masih setengah terpesona “jeo Lee Hyuk Jae-imnida.. tapi kau bisa memanggilku Eunhyuk” jawabnya “aaa-aah.. geuraeyo.. Eunhyuk ssi, selamat datang” sapaku, hantu di hadapanku pun tersenyum manis.
“Han Mi ah, kau mau kemana?” suara itu lagi, Kyuhyun “wae? Apa urusanmu?” balasku dengan ketus “kenapa kau ketus sekali? Aku kan bertanya baik-baik!!” protes Kyuhyun “bukan urusanmu” jawabku “kenapa si hantu baru ini ikut denganmu?” tanyanya sekali lagi “hissh! Bukan urusanmu! Aku ingin mengajaknya jalan-jalan” jawabku sekali lagi “aku juga ikut!” serunya tanpa menunggu jawabanku Kyuhyun langsung melingkarkan tangannya pada lenganku dan menarikku bersama Eunhyuk di genggamanku. “agassi, ada apa denganmu?” tanya seorang penjual ddeokbokki “aa-aniyeyo ahjumma.. annyeonghigaseyo..” jawabku dan langsung berlari pergi menarik kedua hantu di tanganku. “Kyuhyun ah! Bisakah kau tidak mempermalukanku sekali saja?! eoh?!” bentakku dan langsung melepaskan rangkulan tangan Kyuhyun dan berjalan cepat bersama Eunhyuk. Aku mengajak Eunhyuk ke sebuah taman yang sepi, dimana aku biasa mengajak hantu-hantu pengganggu semacam Kyuhyun kesini karena jarang bahkan hampir tidak pernah ada manusia yang kesini. Seperti biasanya aku memanjat sebuah pohon yang biasanya aku pakai duduk “Han Mi ssi, hati-hati! Bagaimana jika kau jatuh?!” seru Eunhyuk yang ada di bawah “geokjeongma.. aku sudah biasa melakukannya. Jaaa..” aku pun akhirnya menemukan posisi duduk yang paling enak dan memulai pembicaraan “Eunhyuk ssi, mm.. kapan kau meninggal??” tanyaku “mmm.. sekitar 2 tahun yang lalu. Sebelumnya aku tinggal dengan seorang dukun. Tapi beberapa waktu lalu, dukun itu meninggal dan murid-muridnya mengirimku padamu” jawabnya, tapi kenapa padaku? Apa mereka mengenalku? Apa mereka mengenalku dari harabeoji? Tapi, apa gunanya aku bertanya hal itu padanya. Dia mana tahu? “aaah.. geuraeyo.. kalau aku boleh tahu, kau meninggal kenapa?” tanyaku dengan begitu hati-hati “aku.. aku meninggal karena.. aku terbakar saat terjadi kebakaran di Gangwon” jawabnya lirih “ne? Jadi kau korban jiwa itu? Yaa.. aku tidak tahu korbannya begitu tampan. Dan kenapa kau masih belum kembali?” tanyaku sekali lagi “ne? Aah.. aku ingin menemui yeojachinguku. Aku mohon, apa kau bisa menolongku?” jawabnya “jadi kau punya yeojachingu?” tanya Kyuhyun yang tiba-tiba muncul di belakangku “ne. Namanya Yoon Min Ji.. dia cantik, sangat cantik..” puji hantu dihadapanku “aah.. geurayo?? Tentu aku bisa membantumu. Tapi apa yang akan kau lakukan setelah bertemu dengannya?” ujarku “mungkin aku akan langsung pergi ketempatku yang seharusnya.. aku hanya ingin bertemu dengannya” jawabnya sumringah. Aku dan Kyuhyun pun menganggukan kepala kami tanda setuju untuk membantunya.
Setelah mencari informasi tentang Yoon Min Ji selama hampir sebulan, kami pun pergi ke Gangwon dan memulai pencarian. “hei Kyuhyun, kapan kau pergi?” tanyaku “kau kan tahu misiku..” jawab hantu di sampingku. Oh iya, misi Kyuhyun adalah menemukan yeojachingu baru. Tapi aku bingung bagaimana caranya? Dia sudah berstatus hantu, bagaimana cara mendapatkan yeojachingu untuknya? “Eunhyuk ah, apa kau yakin dia masih di Gangwon?” tanya Kyuhyun “menurut informasi yang didapat Han Mi, yeojaku masih disana..” jawab Eunhyuk. “tapi, itukan informasi lama, itu informasi yang terakhir diunggah hampir 2 tahun lalu. bagaimana jika dia sudah memiliki namja lain dan pinda ke tempat lain?” tanyaku tiba-tiba “...” tapi Eunhyuk hanya diam, apa aku mengatakan hal yang salah? Bagaimana jika dia marah padaku? “mm-mianhae Eunhyuk ah.. aku tidak bermaksud untuk..” sebelum mendengarkan kata-kataku Eunhyuk malah terbang dengan cepat meninggalkanku dengan Kyuhyun sendirian. Dia marah. “Kyuhyun ah.. eotteohkeyo?? Dia benar-benar marah padaku..” rengekku pada Kyuhyun di sampingku, tak berapa lama Kyuhyun menarikku ke pelukannya yang dingin “gwaenchanha.. dia pasti sedang memikirkan cara mengatasi apa yang kau katakan tadi..” bisik Kyuhyun tepat di telingaku.
“Eunhyuk ah, apa kau yakin dia disini? Kita sudah mencarinya seharian. Apa kau tidak melihat Han Mi sudah kelelahan?” seru Kyuhyun yang sedang merangkul tubuhku “aku yakin! Han Mi ah, jika kau lelah kau pulang saja duluan!” serunya, apa dia baru saja mengusirku? “Eunhyuk ah aku tidak bisa meninggalkanmu sendirian disini! Bagaimana jika kau hilang? Atau kau dilihat orang-orang. Disini juga banyak dukun dan orang yang memiliki kemampuan sepertiku!” bentakku. Orang-orang pun langsung melihatku dengan tatapan aneh “agassi, kk-kau bicara dengan siapa??” tanya seorang ahjussi “aa-aniyeyo.. aku.. aku sedang bicara sendiri. Jwiseonghaeyo..” ujarku dan langsung berlari dari kumpulan orang-orang yang melirikku dengan aneh. Jam tanganku sudah menunjukkan pukul 11 malam, hantu itu benar-benar gila!. “kemana anakku? Agassi.. apa kau melihat putriku?” tiba-tiba sesosok hantu wanita mendekatiku dengan wajah yang mengerikan dan baju merah muda yang ia kenakan, hantu itu berjalan terseok-seok dan semakin mendekatiku. “AHJUMMA! KKA!” seru Eunhyuk dan Kyuhyun yang langsung terbang kehadapanku dan mengusir hantu wanita itu “uri ddal.. uri ddal.. dimana putriku??” hantu itu tetap merengek-rengek padaku “aa-ahjumma.. ppu-pputrimu a-ada disana” jawabku lirih sambil menunjuk titik terjauh yang bisa aku tunjuk, hantu itu pun pergi menuju arah yang kutunjuk dengan terseok-seok. Aku pun melanjutkan perjalanan dengan Eunhyuk dan Kyuhyun di sampingku. Disaat aku sedang berjalan tiba-tiba ada sesuatu yang menyentuh pundakku “Han Mi ah..” panggil sesuatu di belakangku otomatis aku pun menengok “kau benar Han Mi ku..” ujar sesosok orang yang sepertinya ku kenal dan MANUSIA bukan HANTU “Jj-Junho ah..” ucapku pelan. Dia Junho temanku saat kecil “Han Mi ah!!” seru Junho dan langsung memelukku “ugh!! Kau disini? Kau sedang apa?” tanyaku “aku tinggal disini..” jawab Junho dan akhirnya melepaskan pelukannya “Han Mi ah, kajja kita pulang. Hantu ahjumma itu datang lagi..” bisik Kyuhyun “Junho ya, kau segera masuk, ne. Sudah malam. Annyeong..” pintaku “geurae annyeong..” seru Junho dan langsung masuk kerumahnya. “Han Mi ah, ahjumma itu mendekat” bisik Kyuhyun tepat ditelingaku, aku pun mempercepat langkahku “dia semakin dekat..” ujar Eunhyuk yang membuatku begitu tercekat “agassi!! Agassi!! Agassi!!” jerit hantu ahjumma itu aku pun menengok dan hantu ahjumma itu langsung berlari terseok-seok kearahku, aku pun langsung berlari dengan hantu ahjumma itu masih mengejarku “Agassi!! Agassi!! Kau pembohong!! Dimana putriku!! Kau mengambilnya dariku!!” jeritnya, aku pun mempercepat lariku. Ada taxi!! Aku pun langsung masuk ke dalam mobil taxi yang aku lihat dan telah menjadi sasaranku untuk berlindung dari ahjumma itu “ahjussi, cepat bawa aku ke komplek hanok di Bukcheon” perintahku pada supir taxi yang akan mengantarku pulang “ne, agassi” jawab supir itu dan langsung tancap gas. Aku menoleh kebelakang untuk melihat hantu ahjumma itu “dia pergi..” gumamku “ani. Masih ada..” bisik Kyuhyun “mana?” tanyaku “di sampingmu” bisik Eunhyuk, aku pun menengok ke samping dan benar saja hantu itu masih mengikutiku, otomatis aku menjerit “AAAAA!!!! EOMMA!!!” jeritanku mengagetkan supir taxi di depan “wae geurae agassi?” tanya supir taxi “ani! Ppali ahjussi!! Lebih cepat!!” perintahku sambil memukul jok supir itu, supir taxi itu pun menurutinya dan membuat hantu ahjumma itu tertinggal di belakang. Tegang. Itu yang aku rasakan, aku baru saja membuat hantu tua marah!!. “ahjussi, jika sudah sampai tolong bangunkan aku, ne” pintaku dan langsung menutup mataku.
“agassi, agassi.. sudah sampai” aku pun perlahan membuka mataku “ne? Aa-arasseo.. ini uangnya” setelah memberikan uangnya aku keluar dari taxi. Aku langsung menuju kamarku dan tidur. Baru sebentar aku tidur Kyuhyun sudah membangunkanku “wae???!!” protesku “kau harus kuliah bodoh!!” seru Kyuhyun “majja!! Kuliah!!” jeritku dan langsung berlari ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi. Dan setelah selesai aku langsung berlari keluar dan pergi ke Kyung Hee University.
 “Han Mi ah.. kau sudah mau pulang?” seru seseorang yang aku kenal, Lee Donghae dia sahabatku disini. Dan dia satu-satunya orang yang tahu tentang kemampuanku, jadi dia bisa memaklumi jika aku bicara sendiri “ne, Donghae ah.. annyeong..” seruku “ada misi yang harus aku selesaikan” bisikku di telingannya, ia pun mengangguk dan aku langsung berlari pulang.
“Kyuhyun ah..” panggilku, entah mengapa hari ini aku ingin sekali bertemu dengan hantuku yang satu itu “ne.. wae?” tanya Kyuhyun yang tiba-tiba ada di hadapanku “ani, hanya ingin menyapamu. Min Ji dimana?” jawabku “Min Ji? Mm.. Han Mi ah, Min Ji sudah pergi. Entah kenapa dia pergi meninggalkan hanok ini” jelas Kyuhyun pelan “ne?! Hantu cantikku pergi? Apa dia tidak mengatakan apa pun? Kyuhyun ah, jangan-jangan dia marah padaku?” otakku kosong rasanya, hantu cerewetku yang cantik pergi? Dia sudah seperti sahabatku. Kami berbagi banyak hal, memang seharusnya aku bahagia hantuku menghilang satu, tapi sekarang aku merasa sedih. Benar-benar sedih kehilangan Min Ji. Aku merasakan tetasan air yang mulai membasahi tanganku. Air apa ini? Apa hanok ini bocor? “Han Mi ah, uljima..” ujar Kyuhyun dan langsung mendekapku dalam pelukannya yang memberikan sensasi dingin menggelitik. Tunggu! Dia bilang menangis? Jadi, ini air mataku? “hikks, hikks.. Kyuhyun ah.. uri Min Ji..” kenapa tangisanku malah makin kencang? tapi aku benar-benar tidak bisa menahan rasa sedihku ini. Setelah hampir 30 menit aku menenangkan diri, aku ingat tugas yang harus aku selesaikan “Kyuhyun ah, Eunhyuk mana?” tanyaku “ne? Dia ada di kamarmu. Aku juga tidak tahu, sejak tadi pagi dia tidak keluar dari sana” jawab Kyuhyun. Aku pun berjalan ke kamarku diikuti Kyuhyun di belakangku “Eunhyuk ah, kajja! Kau bilang ingin mencari yeojachingumu kan? Kajja! Sebelum gelap!!” seruku sambil berkacak pinggang “araa..” jawab hantu diatas kasurku dengan malas dan langsung turun dari sana.
Kami pun tiba di Gangwon, sebelum berkeliling mencari Yoon Min Ji aku pergi makan siang. “Eunhyuk ah, kau yakin dia disini?” tanya Kyuhyun, Eunhyuk pun menangguk. Setelah aku selesai, kami bertiga mulai berkeliling mencari Min Ji-nya Eunhyuk. Hari mulai gelap tapi masih belum ada tanda-tanda Yoon Min Ji, aku takut bertemu hantu ahjumma itu lagi! “Eunhyuk ah, kita sudah mencarinya kemana-mana. Ini sudah mau malam. Aku takut bertemu hantu kemarin” ujarku “benar. Eunhyuk ah, bagaimana?” tanya Kyuhyun yang ada disampingku. Aku duduk di sebuah kursi taman, kakiku sakit sekali! “Kyuhyun ah, bukankah itu Min Ji? Eoh? Bukankah dia Min Ji kita?” bisikku sambil menggoyangkan lengan Kyuhyun “ne? Mana?” tanya Kyuhyun  “itu disana” jawabku sambil menunjuk seorang gadis yang berdiri di tepi jalan di seberang kami “majja!! Ayo kita kesana” seru Kyuhyun dan langsung menarikku ke arah Min Ji yang berdiri sendirian dan meninggalkan Eunhyuk sendirian. “Min Ji ah..” panggilku “Han Mi ah.. Kyuhyun ah.. kalian sedang apa?” tanya hantu cantik yang sangat aku rindukan “kami mencarimu!!” seruku dan langsung memeluknya, aku tidak peduli apa yang orang-orang pikirkan sekarang. Tapi, aku baru saja menemui Min Ji hantu si hantu cantikku. “kenapa kau meninggalkan hanok? Kau tahu, Han Mi tadi menangis mendengar kau pergi” ujar Kyuhyun “mianhae, aku..” sebelum Min Ji menceritakannya, Eunhyuk langsung memotong dan marah-marah “YA!! kalian kenapa meninggalkanku sendirian?!!” bentak Eunhyuk. “eeo-eoh! Min Ji ah! Yoon Min Ji!! Jagiya!!” seru Eunhyuk tiba-tiba saat melihat Min Ji “ne? Yoon Min Ji? Dia Jang Min Ji bukan Yoon Min Ji!” protesku “ani!! Dia Yoon Min Ji! Yeojaku! Yeojachinguku!!” seru Eunhyuk dan langsung memeluk Min Ji dengan sangat erat dan Min Ji membalas pelukannya. Aku BINGUNG!!! “NE?!! JADI YOON MIN JI ADA SEDEKAT INI DENGAN KITA?!! EOH?!!” jeritku tak percaya. Aku harus pergi jauh-jauh ke Gangwon dan dikejar hantu ahjumma gila, padahal Yoon Min Ji ada di hanokku?!. “Min Ji ah, coba jelaskan padaku. Apa karena Eunhyuk kau menjauhi kami?” tanyaku, Min Ji pun mengangguk “mwo?! Kenapa kau tidak mengatakannya?!! Kau tahu, aku harus dikejar hantu ahjumma gila disini!” bentakku “mminahae.. aku takut..” jawab Min Ji pelan “heissh!! Jinjja!! Kau juga Eunhyuk ah! Kenapa kau bodoh?! Kenapa kau tidak mengenalinya sejak awal?! Eoh?! Kenapa kau harus membuatku menderita?!” bentakku lebih keras “kenapa kau menyalahkanku?! Min Ji selalu memalingkan wajahnya dariku!!” balas Eunhyuk “dan Min Ji ah, kenapa kau mengganti namamu?” tanyaku “aku menikah dengan seorang namja kaya yang bermarga Jang jadi otomatis namaku pun berubah” jelas Min Ji, dia bilang sudah menikah? Yaaa.. ternyata aku memiliki hantu yang sudah berumah tangga “Jagi, kau sudah menikah?!” seru Eunhyuk tak percaya “ne. Tapi aku tidak mencintai namja itu! Aaku serius! Eommaku yang memaksaku menikah dengannya. Dan.. karena namja itu juga aku meninggal” jelas Min Ji. “geurae! Sekarang sudah selesai aku mau pulang! Ini sudah hampir pukul 11! Aku takut bertemu hantu ahjumma itu lagi! Kyuhyun ah, uri jibe kajja!” pintaku. Saat sedang di jalan bersama Kyuhyun, Eunhyuk dan Min Ji, jantungku bekerja sangat cepat begitu melewati jalan dimana aku dikejar hantu ahjumma itu. Aku takut bertemu dengannya lagi! Dan benar saja! aku bertemu dengannya lagi! “uri ddal.. uri ddal eodiya? Agassi.. agassi.. uri ddal eodiya?? Hikks, uri ddal..” rengek hantu itu sekali lagi “ahjumma, aa-aku tidak tahu siapa anakmu. Mungkin dia kearah sana” jawabku dan kembali menunjuk arah terjauh yang bisa ku lihat “agassi!!!” seru hantu ahjumma dihadapanku dan langsung mencekik leherku sepertinya dia masih mengingatku “kau pembohong!! Kau menculik putriku!! Kembalikan dia!! Cepat!! Aaaaa!!!!” jerit hantu ahjumma itu, Kyuhyun, Eunhyuk dan Min Ji langsung menarik tubuh hantu ahjumma dihadapanku menjauh dan melepaskan cekikan di leherku. Min Ji dan Eunhyuk terus menahan tubuh ahjumma itu sedangkan Kyuhyun berusaha menenangkanku. “kalung ini. Ahjumma, kau mendapatkannya dari mana?” tanya Min Ji tiba-tiba, jangan bilang Min Ji mengenal hantu ini! “eoh?? Aku.. uri ddal.. uri ddal..” tangis hantu ahjumma itu, sepertinya itu kalung yang diberikan putrinya “EOMMA!!!” jerit Min Ji tiba-tiba, tunggu! Eomma? Eomma katanya?! Mwo!!! Jika dia mengenal hantu ini saja bisa membuatku gila, sekarang dia bilang hantu ini eommanya?!! Ya ampun apa lagi selanjutnya?!! “Uri ddal? Min Ji ah.. Min Ji ah.. uri ddal..” tangis hantu ahjumma itu sambil memegang wajah Min Ji, ck, ini gila! “eomma!! Hikks, bagaimana?? Hikks, eomma!!” tangisan Min Ji juga menggelegar “Kyuhyun ah, ini.. apa ini?!!” bisikku “Han Mi ah, hantu ini benar-benar eommanya” jawab Kyuhyun “eomma, eo-eotteohke? Hikks!! Eomma, kenapa kau begini?! Kenapa eomma ikut denganku?!! Wae?!!!” bentak Min Ji “Min Ji ah.. kau tahu eomma tidak bisa hidup tanpamu. Hikks, kenapa kau meninggalkan eomma?! Dasar kau gadis nakal!!!” bentak hantu ahjumma itu sambil memukuli tubuh Min Ji dan langsung memeluknya. Setelah beberapa saat, aku mengajak Eunhyuk dan Min Ji bicara “kalian akan disini atau ikut aku kembali ke hanok?” tanyaku “Han Mi ah, aku sungguh berterima kasih atas semua yang telah kau lakukan untuk kami. Tapi, aku rasa sudah waktunya kami pulang dan tinggal bersama dengan eommaku juga ditempat yang seharusanya kami tinggali. Aku sungguh berterima kasih padamu” ujar Min Ji, jadi dia sudah mau kembali? “gg-geurae? Arasseo.. aku harap kalian bahagia bersama, ne..” ujarku dan langsung pergi meninggalkan mereka dan pulang bersama Kyuhyun. Aku segera masuk taxi, dan mencoba mencerna semua yang telah terjadi.
Hampir 1 jam kemudian aku tiba di hanokku yang penuh dengan kenangan dan menghempaskan tubuhku di sofa dengan Kyuhyun disampingku “geurae, sekarang aku tinggal mencarikan yeojachingu untukmu. Eissh! Kenapa kau memiliki misi yang sulit?!!” protesku “bukankah mudah?” tanya Kyuhyun “kau pikir siapa yang ingin berpacaran dengan hantu selain hantu yang lain?” seruku “kau” jawab Kyuhyun tiba-tiba “MWO?! Cih! Jangan asal bicara! Kau tahu moodku sedang buruk sekarang?! Aku tidak ingin bercanda, apa lagi candaan konyol seperti itu!” bentakku “ani. Aku serius!” seru Kyuhyun tak kalah keras “MOLLA!! Aku lelah! Hissh!” bentakku dan langsung masuk ke kamar. “noona..” panggil Jae Min dari balik pintu “wae?” tanyaku dengan suara setenang mungkin “aku mohon jangan bertengkar dengan Kyuhyunnie hyung. Aku takut” rengek Jae Min. Tiba-tiba Kyuhyun memasuki kamarku “Han Mi ah, aku menyukaimu. Aku tahu ini aneh, tapi memang iya. Aku tahu kita berbeda, tapi apa salah aku menyukaimu? Mungkin aku sudah berbeda alam denganmu, tapi aku juga manusia dan aku bisa mencintai dan dicintai. Apa aku berbeda? Aku bukan monster. Aku juga bukan malaikat pencabut nyawa. Kita sama, kau dan aku. Kita manusia dan kita bisa mencintai” ujar Kyuhyun panjang lebar “Kyuhyun ah, tetap saja! kau itu hantu! Aku manusia!” seruku, Kyuhyun terlihat begitu geram dan benar saja ia langsung membuat semua kamarku bagai diterpa angin topan yang begitu kuat “CHO KYUHYUN!!! GEUMAHAE!!!” perintahku “apa karena aku hantu kita berbeda?!! EOH?!! Kalau begitu, aku akan membuat kita sama!!!” bentak Kyuhyun dan langsung menatapku dengan tajam. Apa dia mau membunuhku? Eomma, aku takut!! “ne? Aa-andwaeyo Kyuhyun ah!! jebal!! Aku masih ingin hidup!! Ireojima!!” jeritku saat Kyuhyun perlahan mendekatiku “kau yang mengatakan kita berbeda. Aku sudah bilang aku juga manusia!” bentak Kyuhyun tepat di depan wajahku, jarak wajahnya dengan wajahku begitu dekat dan itu membuat jantungku berdebar dengan kencang dan berbagai pikiran ia akan membunuhku berkeliaran di otakku. Tunggu! Kyuhyun tidak membunuhku! Dia.. mengecup keningku? “kau pikir aku bisa membunuhmu? Aku juga manusia Han Mi ah..” bisiknya dan langsung tertawa kencang “BODOH!!!” jeritku dan langsung memukulinya, yang sebenarnya tidak berguna. Dia sudah tidak bisa merasakan sakit lagi. Saat aku sedang memukulinya, Kyuhyun malah memelukku dengan erat “jadi? Kita masih berbeda?” tanyanya “masih! Otakmu dan otakku masih berbeda! Aku lebih pintar!” pamerku dan membalas pelukannya “mwo?! Ketakutanmu tadi membuatmu jadi lebih bodoh dari pada aku, bodoh” ledeknya dan langsung mengecup puncak kepalaku, dingin, tapi menyenangkan.
Hari hampir pagi, dan aku mengantuk bukan main. Kyuhyun pun membawaku ke kamarku dan membaringkan tubuhku di kasur bersama dengannya “sudah sana pergi” usirku “wae??” tanyanya “kau namja dan aku yeoja. Tidak bisa. Sana keluar” perintahku “tapi aku hantu. Jadi tidak masalah.. aku tidak bisa melakukan apa pun padamu. Yaaa.. Ternyata perbedaan ini berguna juga..” jawabnya enteng dan otomatis aku memukul dada bidangnya “aw!” jeritnya, dia bodoh! Dia itu hantu, bagaimana bisa merasakan sakit? Bodoh! “kau bodoh! Kau kan hantu! Bagaimana bisa kesakitan?!” ejekku, karena kesal Kyuhyun langsung memelukku dengan erat dan membuatku tidak dapat bergerak.
Selama 8 bulan aku menjalin hubungan abnormal dengan Kyuhyun, sebenarnya rasanya sama saja. Hanya saja aku tidak bisa memperlihatkannya pada orang-orang. Apa aku salah menjalin hubungan ini? Sebenarnya misi Kyuhyun sudah selesai dari 8 bulan lalu, tapi hubungan ini membuatnya tidak ingin pergi. Ini salah! Aku tidak bisa menahannya disini! Aku tidak bisa menahannya dari keindahan surga yang menunggunya disana. Kyuhyun punya tempatnya sendiri dimana dia seharusnya tinggal! “Han Mi ah..” sapa Kyuhyun “wae?” jawabku dan tiba-tiba dia menyodorkan sebuah kotak “apa ini?” tanyaku, Kyuhyun pun membuka kotak itu. Cincin. “dari mana kau dapatkan ini?” tanyaku penasaran “aku menemukannya di loteng. Aku ingin melamarmu” jawabnya. Melamarku? Ini salah!!! Tidak bisa! Dia harus pulang! “ne? Melamarku?” tanyaku ragu-ragu “ne. Menikahlah denganku Kim Han Mi” pintanya “Andwae! Kyuhyun ah, andwaeyo. Ini salah! Hubungan ini salah dari awal! Kau harus ke tempatmu yang seharusnya. Kau tidak seharusnya disini” tolakku “Han Mi ah. aku mencintaimu, aku bisa terus disini asal kau ada denganku. Kita saling mencintai Han Mi ah..” ujarnya, Kyuhyun ah, geumanhae.. kau membuat ini jadi lebih sulit!! “andwae Kyuhyun ah! kau sudah memiliki tempatmu sendiri. Cinta kita ini salah! Kau harus ke tempatmu, dan aku harus di tempatku. Semua di dunia ini memiliki tempat masing-masing! Kau harus ke tempatmu! Aku ini bukan Tuhan yang bisa menahan arwah seseorang dari indahnya surga yang menunggumu! Aku juga mencintaimu! Tapi ini salah! Jika ini tetap di lanjutkan, Tuhan akan menghukumku seumur hidupku! Jebal, Kyuhyun ah.. pergilah. Lakukan untukku. Kau bilang kau mencintaiku, maka kumohon lakukan ini. Dan pergilah bersama Jae Min. Aku mohon.. hikks, Kyuhyun ah..” tangisku “hh-Han Mi ah.. kau serius menyuruhku pergi? Kau yakin? Aku akan menanggung semua hukumanmu. Tapi kumohon pikirkan kembali keputusanmu itu” pinta Kyuhyun “ani, Kyuhyun ah. keputusanku sudah bulat. Kau tidak bisa terus berkorban untukku sekarang giliranku berkorban, aku harus membiarkanmu bahagia. Pergilah” jawabku sambil sesenggukan “aku bahagia bersamamu, Han Mi ah. dan aku tidak pernah berkorban apa pun! Aku mencintaimu Han Mi ah. jebal..” pintanya sekali lagi dan itu membuat ini semua jadi lebih sulit “ani! Aku tidak bisa! Pergilah!! Jika kau mencintaiku lakukan hal ini untukku. Jebal Kyuhyun ah..” pintaku sambil memeluk kakinya, aku mendongakkan kepalaku, namja yang kucintai menangis! “Kyuhyun ah, kita pasti bertemu lagi nanti. Aku mohon.. aku ingin melanjutkan hidupku seperti yeoja normal lainnya. Jebal..” aku memohon dan menguras habis semua air mata yang ku punya, memang terdengar jahat tapi ini satu-satunya cara untuk memintanya pulang ke tempatnya yang seharusnya “kau ingin bahagia? Geurae! Aku pergi! Tapi, kau harus janji untuk bahagia! Jae Min ah, kajja kita pergi”  seru Kyuhyun dan meraih tangan Jae Min “noona..” tangis Jae Min aku pun meraih kepalanya dan mengelusnya untuk terakhir kali “Jae Min ah, noona janji tak akan melupakanmu” tangisku. Aku juga meraih wajah namja yang kucintai untuk terakhir kali dan mengelusnya untuk mengingat semua lekukan wajahnya “Kyuhyun ah, hikks, mianhae.. hikks.. aku janji aku akan bahagia. Aku akan bahagia untukmu. Untuk membalas semua pengorbananmu untukku, hikks” ujarku sambil mengusap air mata yang membasahi wajahnya yang sempurna, tangisannya membuatku merasa begitu bersalah! Air matanya bagaikan pisau yang menyayat hatiku tiap mereka menetes. Aku pun mendekatkan wajahku dengan wajah Kyuhyun dan menempelkan bibirku pada bibirnya untuk terakhir kali, dengan penuh tangis dan kepedihan, bukan ciuman seperti ini yang aku inginkan!. Sensasi dingin darinya yang akan aku ingat seumur hidupku. Mataku tidak bisa berhenti mengeluarkan air mata begitu pun Kyuhyun yang ada di depanku. Begitu bibir kami terlepas perlahan tubuh Kyuhyun dan Jae Min memudar dan akhirnya hilang. Aku langsung terjatuh ke lantai kayu hanok yang kini sepi, kosong dan semua yang ada disini tinggal kenangan semata. Kupeluk lututku erat-erat dan mulai menangis mengeluarkan segala kesedihan dan kehilangan yang membuat hatiku seakan-akan meledak. Air mataku tak kenal kata berhenti, terlalu sakit untuk menahan tangisan ini. Tunggu, kotak itu! Ku usap air mata di mataku yang membuat pandanganku begitu kabur dan langsung meraih kotak yang sebelumnya Kyuhyun tunjukkan padaku. Cincin ini. Air mataku kembali membasahi wajahku saat aku memasang cincin dari Kyuhyun pada jari manisku. Kuciumi cincin di jari manisku sambil terus menangis dan mengerang sendirian. Hanya cincin ini satu-satunya yang bisa menjaga Kyuhyun agar selalu disisiku.
Setelah kejadian minggu kemarin, aku memutuskan untuk meninggalkan hanok ini. Aku mungkin meninggalkan hanok ini tapi aku tidak akan meninggalkan kenangan didalamnya dan janjiku pada Kyuhyun untuk bahagia begitu saja. kenangan-kenangan itu terlalu berharga untuk ditinggalkan begitu saja. Kyuhyun ah, aku janji dan aku akan memenuhinya. Janji! “Han Mi ah, sudah tidak ada yang tertinggal?” tanya Donghae yang sedari tadi menolongku “ne. Kajja..” jawabku. Dan bersiap untuk pergi meninggalkan hanok ini dan menjalani hidupku yang baru tanpa hantu-hantu disampingku. Hanya ada Eomma dan Donghae di sampingku sekarang. Merekalah yang akan membuatku bahagia dan mereka juga yang akan aku bahagiakan. Kyuhyun ah, gomawo karena kau mau berkorban untukku sekali lagi. Dan aku akan mempertanggung jawabkan semuanya. “kajja..” ujar Donghae yang tiba-tiba merangkul tubuhku aku pun mengangguk dan Donghae pun membawaku masuk ke mobilnya.
SELESAI

Saturday, 16 February 2013

Nami Island

Cerita Nami Island

Kalian pasti tahu kan Nami Island? Yaps, itu salah satu pulau di Korea Selatan. Nami Island adalah sebuah pulau kecil yang memiliki bentuk setengah bulan dan terletak di daerah Chuncheon. Nami Island terbentuk karena luapan air dari bagian utara Sungai Han. Kalian pasti bingung kenapa sih dikasih nama Nami Island? Nah, Nami Island itu diambil dari nama seorang Jendral yang meninggal pada usia 28 tahun karena dituduh telah melakukan penghianatan selama pemerintahan Raja Sejo, raja ke tujuh dari Dinasti Joseon. Namanya adalah Jendral Nami. Meskipun makamnya tidak ditemukan tapi ada tumpukan batu yang dipercaya sebagai tempat dimana Jendral Nami seharusnya dimakamkan. Ssstt, katanya kalau ada yang mengambil satu saja batu dari tumpukan batu itu, maka batu itu akan membawa petaka ke rumah pencurinya. Hii serem, makannya jangan diambil ya chingu..

Nami Island terletak 3.8 Km dari Provinsi Gapyeong tapi Nami Island itu termasuk dari bagian Chuncheon, Gangwon. 

Nami Island dibeli oleh Mr. Minn Byeong-do pada tahun 1916-2006, beliau adalah mantan Gubernur Bank of Korea yang mengundurkan diri dan ingin menghabiskan sisa hidupnya di alam. Kecintaannya merubah sepotong pulau kecil dengan pohon-pohon Chestnut, pohon-pohon murbei dan pohon-pohon populer yang disusun di pinggiran sebuah peternakan kecil dan di budidayakan menjadi Nami Island yang kita lihat sekarang.

Nami Island sebelumnya hanyalah sebuah pulau private milik Mr. Minn. Tapi Nami Island langsung dikenal sebagai pulau ter-romantis setelah drama seri Korea "Winter Sonata" diliris. Drama yang berkisah tentang cerita cinta 2 pasang kekasih yang sempat terpisah karena sang pria hilang ingatan, berhasil menarik hati para wisatawan domestik mau pun wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan pulau cinta itu. Tempat-tempat yang menjadi sorotan para turis adalah batu nisan Jendral Nami dan juga kursi taman yang tak lain adalah salah satu lokasi adegan romatis di drama "Winter Sonata" dimana Joon Sang dan Yu Jin membuat boneka salju dan akhirnya mereka berciuman. Adegan itu menarik minat para turis untuk mengambil foto atau sekedar duduk bersama kekasihnya layaknya adegan drama itu. Selain kursi taman itu, pengunjung juga bisa berkeliling naik sepeda berkeliling Nami Island seperti yang Joon Sang dan Yu Jin lakukan. Drama Winter Sonata yang rilis pada tahun 2003 menjadi drama yang meledak dan membuat penontonnya tertarik untuk mengunjungi Korea Selatan. 

Chingu kalian pasti penasaran sama Nami Island, iyakan? Aku mau kasih beberapa foto Nami Island buat kalian, siapa tahu nanti kalian bisa datang ke Nami Island ^^



CNBLUE 4th Mini Album [Re:BLUE] I'm Sorry MV and Lyric (Han/Rom/Eng)

CN BLUE I'M SORRY Lyric (Han/Rom/Eng)





Information:

Artist: 씨엔블루

Released: 2013.01.14

Members: Yonghwa, Jonghyun, Minhyuk, Jungshin

Composed by Jung Yonghwa

HANGUL:
(It’s over I’m sorry)
(Do it do it do it now Do it do it do it now)
뭐라고 난 네 말 모르겠어 나 싫다는 네 말을 모르겠어
완전히 미쳤어 정신차려 미쳤어 R U crazy (R U crazy)
간다고 슬픈 척 연기 말고 떠난다고 핑계도 그만 말해
완전히 미쳤어 정신차려 미쳤어 R U crazy (I’m really want you to get away)
네 마지막 말은 그 차가운 말은 I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
사랑한다더니 나밖에 없다더니 Oh 그렇고 그런 거짓말이야
네 이별의 말은 그 당당한 말은 I’m sorry (I’m sorry) You tell me sorry (You tell me sorry)
모두가 변해도 너만은 아니란 말 Oh 누구나 말하는 그런 뻔한 말일뿐이야
뻔뻔한 너의 한 마디 웃기는 너의 한 마디 (I’m sorry I’m sorry)
짜증난 너의 한 마디 화가 난 너의 한 마디 Oh oh back to me I’m so crazy
나라고 너에게 전부다 준 나였는데 갑자기 떠난다고
완전히 미쳤어 정신차려 미쳤어 R U crazy (R U crazy)
가라고 마음 다 떠난 사람 보낸다고 더 이상 잡지 않아
완전히 미쳤어 정신차려 미쳤어 R U crazy (I’m really want you to get away)
네 마지막 말은 그 차가운 말은 I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
사랑한다더니 나밖에 없다더니 Oh 그렇고 그런 거짓말이야
네 이별의 말은 그 당당한 말은 I’m sorry (I’m sorry) You tell me sorry (You tell me sorry)
모두가 변해도 너만은 아니란 말 Oh 누구나 말하는 그런 뻔한 말일 뿐이야
뻔뻔한 너의 한 마디 웃기는 너의 한 마디 (I’m sorry I’m sorry)
짜증난 너의 한 마디 화가 난 너의 한 마디 Oh oh back to me I’m so crazy
네 말에 내가 또 무너져 네 말에 하늘도 무너져
악몽 같은 네 말 듣기 싫어 제발 Oh no no
내 귓가에 울린 내 가슴에 박힌 I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
사랑하지 말걸 마음 주지나 말걸 Oh 이렇게 나만 아프잖아
내 두 눈을 적신 내 심장에 박힌 I’m sorry (I’m sorry) You tell me sorry (You tell me sorry)
다시는 안 할래 죽어도 난 안 할래 Oh 너에게 쉬웠던 그런 흔한 사랑 따위
잔인한 너의 한 마디 냉정한 너의 한 마디 (I ’m sorry I ’m sorry)
상처 난 너의 한 마디 쓰디 쓴 너의 한 마디 Oh oh back to me I’m so crazy

ROMANIZATION:
(It’’s over I’m sorry)
(Do it do it do it now do it do it do it now)
(Do it do it do it now do it do it do it now)

Mworago nan ne mal moreugesseo
Na sirtaneun ne mareul moreugesseo
Wanjeonhi michyeosseo jeongsincharyeo michyeosseo
R u crazy (r u crazy)

Gandago seulpeun cheok yeongi malgo
Tteonandago pinggyedo geuman malhae
Wanjeonhi michyeosseo jeongsincharyeo michyeosseo
R u crazy (i’m really want you to get away)

Ne majimak mareun geu chagaun mareun
I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
Saranghandadeoni nabakke eopdadeoni
Oh geureoko geureon geojitmariya
Ne ibyeorui mareun geu dangdanghan mareun
I’m sorry (I’m sorry) you tell me sorry (you tell me sorry)
Moduga byeonhaedo neomaneun aniran mal
Oh nuguna malhaneun geureon ppeonhan marilppuniya

Ppeonppeonhan neoui han madi
Utgineun neoui han madi (I’m sorry I’m sorry)
Jjajeungnan neoui han madi hwaga nan neoui han madi
Oh oh back to me i’m so crazy

Narago neoege jeonbuda jun nayeonneunde gapjagi tteonandago
Wanjeonhi michyeosseo jeongsincharyeo michyeosseo
R u crazy (r u crazy)
Garago maeum da tteonan saram
Bonaendago deo isang japji anha
Wanjeonhi michyeosseo jeongsincharyeo michyeosseo
R u crazy (i’m really want you to get away
)
Ne majimak mareun geu chagaun mareun
I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
Saranghandadeoni nabakke eopdadeoni
Oh geureoko geureon geojitmariya
Ne ibyeorui mareun geu dangdanghan mareun
I’m sorry (I’m sorry) you tell me sorry (you tell me sorry)
Moduga byeonhaedo neomaneun aniran mal
Oh nuguna malhaneun geureon ppeonhan maril ppuniya

Ppeonppeonhan neoui han madi
Utgineun neoui han madi (I’m sorry I’m sorry)
Jjajeungnan neoui han madi hwaga nan neoui han madi
Oh oh back to me i’m so crazy

Ne mare naega tto muneojyeo ne mare haneuldo muneojyeo
Angmong gateun ne mal deutgi sirheo jebal oh no no

Nae gwitgae ullin nae gaseume bakhin
I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
Saranghaji malgeol maeum jujina malgeol
Oh ireoke naman apeujanha
Nae du nuneul jeoksin nae simjange bakhin
I’m sorry (I’m sorry) you tell me sorry (you tell me sorry)
Dasineun an hallae jugeodo nan an hallae
Oh neoege swiwotdeon geureon heunhan sarang ttawi

Janinhan neoui han madi
Naengjeonghan neoui han madi (i ’m sorry i ’m sorry)
Sangcheo nan neoui han madi sseudi sseun neoui han madi
Oh oh back to me i’m so crazy

ENGLISH:

(It’s over I’m sorry)
(Do it do it do it now Do it do it do it now)

What did you say? I don’t understand you
I don’t understand when you say you don’t like me
You’re completely crazy, snap out of it
You’re crazy (are you crazy, are you crazy)
Stop acting sad as you leave, stop giving excuses as you leave
You’re completely crazy, snap out of it
You’re crazy (are you crazy, I really want you to get away)

Your last words, those cold words were
I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
You said you loved me, you said I’m the only one for you oh but they were all lies
Your words of farewell, your bold words were
I’m sorry (I’m sorry) You tell me sorry (you tell me sorry)
You said that though everyone changes, you’ll never change
Oh but those were just typical words that anyone can say

Your thick-skinned words, your ridiculous words
(I’m sorry, I’m sorry)
Your words annoy me, your words anger me
Oh oh back to me, I’m so crazy

It was me, it was me who gave you everything but you suddenly leave me
You’re completely crazy, snap out of it
You’re crazy (are you crazy, are you crazy)
Just leave, your heart has completely left me, I’ll let you go, I won’t hold onto you anymore
You’re completely crazy, snap out of it
You’re crazy (are you crazy, I really want you to get away)

Your last words, those cold words were
I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
You said you loved me, you said I’m the only one for you oh but they were all lies
Your words of farewell, your bold words were
I’m sorry (I’m sorry) You tell me sorry (you tell me sorry)
You said that though everyone changes, you’ll never change
Oh but those were just typical words that anyone can say

Your thick-skinned words, your ridiculous words
(I’m sorry, I’m sorry)
Your words annoy me, your words anger me
Oh oh back to me, I’m so crazy

I break down at your words once again
The skies fall at your words as well
Your words are like a nightmare
I don’t wanna hear it, please oh no no

Words that ring in my ears, words that are nailed into my heart
I’m sorry (I’m sorry) I’m sorry (I’m sorry)
I shouldn’t have loved you, I shouldn’t have given my heart to you
Oh I’m the only one who is hurting
Words that wet my eyes, words that are nailed into my heart
I’m sorry (I’m sorry) You tell me sorry (you tell me sorry)
I won’t ever do this again, I won’t ever do this again even if I die
Oh this common love that was so easy to you

Your cruel words, your cold words (I’m sorry, I’m sorry)
Your scarring words, your bitter words
Oh oh back to me, I’m so crazy

creadits by:raravira.blogspot.com